Menanti Data-data Penting, Pasar Obligasi Diprediksi Melemah Terbatas
JAKARTA, investor.id – Pilarmas Inevstindo Sekuritas memprediksi, pasar obligasi melemah terbatas pada Senin (13/2/2023). Hal ini karena pelaku pasar menanti data-data penting di pekan ini.
Pilarmas Inevstindo Sekuritas menjelaskan, pelbagai Bank Sentral menaikkan tingkat suku bunganya kemarin, saat ini selanjutnya yang menjadi perhatian adalah data perdagangan Indonesia dengan pertemuan Bank Indonesia (BI).
“Pertemuan Bank Indonesia akan terjadi pada 16 Februari. Kami memprediksi BI akan sedikit menarik nafas untuk tetap mempertahankan tingkat suku bunga mereka sehingga mampu menahan capital outflow yang keluar,” tulis Pilarmas Inevstindo Sekuritas dalam risetnya, Senin (13/2/2023).
Pilarmas Inevstindo Sekuritas menambahkan, sejauh mata memandang, situasi dan kondisi dunia tampaknya sedang tidak baik baik saja, pasalnya nih pemirsa, pelaku pasar dan investor semakin yakin bahwa kenaikkan tingkat suku bunga The Fed akan jauh lebih tinggi meskipun inflasi mengalami penurunan.
Baca Juga:
Harga SUN Diprediksi Kembali Tertekan“Nah untuk tahu hal tersebut, benar atau tidak, yuk kita nantikan data ekonomi Amerika yang akan keluar pekan ini. Pagi ini pasar obligasi diperkirakan akan dibuka melemah dengan potensi melemah terbatas,” tutup Pilarmas Inevstindo Sekuritas.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






