Kamis, 14 Mei 2026

BSI (BRIS) dan GOTO Jadi Saham Big Cap yang Kasih Cuan Gede

Penulis : Jauhari Mahardhika
31 Mar 2023 | 23:21 WIB
BAGIKAN
Pengunjung melihat pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (B-Universe Photo/Mohammad Defrizal)
Pengunjung melihat pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (B-Universe Photo/Mohammad Defrizal)

JAKARTA, investor.id – Ada 45 saham berkapitalisasi besar dan paling likuid yang tergabung dalam indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dari jumlah tersebut, hanya 5 saham big cap yang memberikan cuan besar alias di atas 10% sepanjang kuartal I-2023.

Saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI tercatat sebagai penghasil cuan paling gede mencapai 30,7%. Diikuti, saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) sebesar 17,2%.

Selanjutnya, saham PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) sebesar 16,7%, PT United Tractors Tbk (UNTR) 12,7%, dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) 11,9%.

ADVERTISEMENT

Cuan saham-saham big cap itu jauh melampaui pertumbuhan indeks LQ45 yang relatif flat 0,05% ke level 937,7. Apalagi dibandingkan dengan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang -0,66% ke level 6.805,3 sepanjang kuartal I-2023.

Sementara itu, untuk kategori semua saham, sebanyak 11 saham berhasil mencetak lonjakan harga fantastis atau populer disebut ‘to the moon’ sepanjang kuartal I-2023. Harganya terbang 106% hingga 812%.

Berdasarkan data BEI yang diolah selama Januari-Maret 2023, saham PT Pelita Teknologi Global Tbk (CHIP) tercatat sebagai saham dengan kenaikan tertinggi sebesar 812,5%.

Diikuti, saham PT Hatten Bali Tbk (WINE) dengan kenaikan 326,3%. Kemudian, saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) sebesar 270,4%, PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (LAJU) 226%, dan PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS) 224,7%.

Selanjutnya, saham PT Saptausaha Gemilangindah Tbk (SAGE) sebesar 174%, PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII) 172,7%, PT PAM Mineral Tbk (NICL) 128%, dan PT Haloni Jane Tbk (HALO) 112%.

Tak ketinggalan, saham PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA) yang harganya naik 107,1% dan PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) sebesar 106,1%.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 43 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 54 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia