Kamis, 14 Mei 2026

Begini Gambaran Pasar Saham Awal Pekan, Semoga Cuan!

Penulis : Jauhari Mahardhika
2 Apr 2023 | 22:38 WIB
BAGIKAN
Aktivitas investor di salah satu sekuritas di Jakarta. (B-Universe Photo/Uthan AR)
Aktivitas investor di salah satu sekuritas di Jakarta. (B-Universe Photo/Uthan AR)

JAKARTA, investor.id – Pasar saham Indonesia tengah mendapat sentimen positif dari dalam maupun luar negeri. Namun, secara teknikal, kurang mendukung. Sebab itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) pada awal pekan bakal berfluktuasi.

Analis Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan memprediksi IHSG pada Senin (3/4/2023) bergerak pada kisaran level support 6.780 dan resistance 6.850, dengan pivot 6.820.

Secara teknikal, sinyal jenuh beli (overbought) pada indikator stochastic RSI membuat IHSG masih rawan koreksi untuk beberapa waktu ke depan, termasuk pada Senin (3/4). “MACD juga mulai membentuk penyempitan positive slope. Breaklow 6.780 yang mengindikasikan potensi tutup gap ke 6.750-6.760,” jelas Valdy dalam ulasannya, Minggu (2/4/2023).

ADVERTISEMENT

Terlepas dari faktor teknikal, sentimen sebetulnya cukup positif bagi Indonesia. World Bank menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi 2023 untuk kawasan East Asia and Pacific ke 5,1% dari 4,6% pada proyeksi Oktober 2022.

Dari dalam negeri, penguatan nilai tukar rupiah berlanjut. Rupiah turun ke bawah level psikologis Rp 15.000 per dolar AS pada Jumat sore (31/3). Kondisi ini menopang harga saham-saham perbankan yang di sisi lain masih dibayangi oleh perkembangan terkini dari kondisi sektor perbankan global.

“Saham-saham yang dapat diperhatikan pada perdagangan Senin (3/4), antara lain BBRI, BBNI, BMRI, DEWI, DSNG, BSDE, dan MMIX,” sebutnya.

Sementara itu, CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan bahwa awal pekan yang juga merupakan awal dari kuartal II-2023 masih belum mendukung penuh pergerakan IHSG. Indeks terlihat masih betah berada dalam rentang konsolidasi wajar. Sedangkan peluang kenaikan dalam jangka pendek masih terlihat cukup terbatas.

“Jika terjadi koreksi wajar, bisa menjadi momentum bagi investor untuk melakukan akumulasi pembelian terhadap saham-saham yang memiliki fundamental kuat dan market cap besar,” tutur William.

Dia pun memprediksi IHSG cenderung sideways pada perdagangan Senin (3/4), dengan kisaran pergerakan 6.731-6.847. Adapun menu saham pilihannya adalah UNVR, ICBP, BMRI, JSMR, ITMG, ASII, dan BSDE.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 4 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 34 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 45 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia