Jumat, 15 Mei 2026

IHSG Dibuka Turun Tipis, Sektor Teknologi Amblas 

Penulis : Indah Handayani
10 Apr 2023 | 09:05 WIB
BAGIKAN
Pengunjung melintas di depan monitor saham Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (B-Universe Photo/Uthan AR)
Pengunjung melintas di depan monitor saham Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (B-Universe Photo/Uthan AR)

JAKARTA, investor.id – Ditutup melemah sebesar 26 poin (0,39%) ke level 6.792, IHSG dibuka turun tipis 1,79 poin (0,03%) ke level 6.790,96 pada sesi I, Senin (10/4/2023). Namun, setelah itu IHSG hari ini bergerak memerah pada rentang 6.783 - 6.799. Sektor teknologi langsung amblas.  

Tercatat sebanyak 1,48 miliarsaham telah diperdagangkan di menit-menit awal, dengan nilai perdagangan sebesar Rp 394,33 miliar dan frekuensi perdagangan baru mencapai 101,35 kali transaksi. Sebanyak 204 saham diperdagangkan mencatatkan kenaikan, 183 saham terkoreksi, dan 211 saham stagnan.

Sektor teknologi amblas sebesar 1,12% dan memimpin sektor saham melemah pada hari ini. Disusul penurunan sektor kesehatan 0,42%, sektor konsumen non primer 0,26%,  sektor infrastruktur  0,09%, dan sektor properti 0,04%.

Wall Street futures melanjutkan penguatan di Jumat (7/4/2023). US Unemployment rate turun ke 3,5% di Maret 2023, dari 3,6% di Februari 2023. Dengan demikian, kondisi tingkat pengangguran di AS relatif kembali ke kondisi pre-pandemi. Data tersebut berpotensi menahan laju penguatan nilai tukar Rupiah, terutama di awal pekan ini (10/4/2023).

ADVERTISEMENT

Pasar saham Asia-Pasifik sebagian besar lebih tinggi pada Senin (10/4/2023). Karena beberapa investor kembali dari akhir pekan libur Paskah yang panjang. Nikkei 225 Jepang dibuka 0,65% lebih tinggi, dengan Topix melihat kenaikan lebih besar sebesar 0,8%. Kospi Korea Selatan 0,41% lebih tinggi, tetapi indeks Kosdaq 0,2% lebih rendah.

Pasar Saham di Australia dan Hong Kong tetap tutup karena libur Paskah selama empat hari hingga Senin (10/4/2023). India akan merilis angka defisit fiskal untuk bulan Maret, serta data perdagangan bulan Maret, sementara penjualan ritel india untuk bulan Februari juga akan dirilis.

Prediksi Analis

Yugen Bertumbuh Sekuritas memprediksi, IHSG hari ini tertekan dan akan bergerak pada kisaran 6.721 – 6.838. Pasca libur pendek IHSG terlihat masih dibayangi oleh gelombang tekanan yang terlihat sudah cukup terbatas. Masih tercatatnya arus capital inflow yang mengalir deras masuk ke dalam pasar modal Indonesia turut menunjang pergerakan IHSG saat ini,

“Sedangkan pasca rilis beberapa data perekonomian yang menunjukkan masih kuat dan stabilnya perekonomian Indonesia akan turut memberikan sentimen positif bagi IHSG hingga beberapa waktu mendatang, hari ini IHSG berpotensi bergerak menguat terbatas,” tulis Yugen dalam risetnya, Senin (10/4/2023).

Yugen merekomendasikan menu saham pilihan, yaitu TLKM, BBCA, JSMR, ITMG, GGRM, AKRA, PWON.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia