Jumat, 15 Mei 2026

Rupiah Menguat Ditopang Naiknya PMI Manufaktur Indonesia

Penulis : Grace El Dora
11 Apr 2023 | 19:39 WIB
BAGIKAN
Petugas menata tumpukan uang kertas rupiah saat melakukan persiapan pengisian mesin ATM. (Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/foc/aa)
Petugas menata tumpukan uang kertas rupiah saat melakukan persiapan pengisian mesin ATM. (Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/foc/aa)

JAKARTA, investor.id – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir perdagangan Selasa (11/4) menguat ditopang meningkatnya Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia.

Rupiah yang dipantau dari Antara pada Selasa ditutup meningkat 16 poin atau 0,11% ke posisi Rp 14.886 per dolar AS, dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 14.902 per dolar AS.

“Dari faktor internal data index PMI yang kuat mengindikasikan prospek ekonomi Indonesia yang masih kuat,” kata analis Bank Woori Saudara Rully Nova, Selasa.

ADVERTISEMENT

Hasil survei yang dirilis S&P Global menunjukkan capaian PMI manufaktur Indonesia pada Maret 2023 berada di posisi 51,9, naik dibanding bulan sebelumnya yang menempati level 51,2.

Capaian tersebut kembali mampu melewati PMI pusat manufaktur terbesar dunia. PMI Tiongkok di level 50,0, PMI Asean (51,0), Malaysia (48,8), Vietnam (47,7), Taiwan (48,6), Jepang (49,2), Korea Selatan (47,6), Inggris (48,0), Amerika Serikat (49,3), dan Jerman (44,4).

Rully menuturkan rupiah hari ini diperkirakan diperdagangkan menguat terhadap dolar AS dengan volatilitas yang tinggi dan tekanan yang tinggi. Meningkatnya kekhawatiran terhadap kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS) atau Federal Reserve (Fed) pada awal Mei 2023 setelah rilis data tenaga kerja AS.

Pasar tenaga kerja AS yang tangguh mendukung kemungkinan kenaikan suku bunga Fed bulan depan.

Data Departemen Tenaga Kerja AS yang dirilis Jumat (7/4) menunjukkan data penggajian non pertanian (NFP) meningkat sebesar 236.000 pekerjaan bulan lalu, kurang dari 239.000 yang diperkirakan oleh para ekonom dalam jajak pendapat Reuters.

Trader sekarang memperkirakan peluang 71% kemungkinan Fed akan menaikkan suku bunga seperempat poin persentase atau 25 basis poin (bps) lagi pada 3 Mei 2023. Sebelumnya, data yang dirilis pada Jumat menunjukkan para pengusaha AS terus mempekerjakan dengan kecepatan yang kuat pada Maret, menekan tingkat pengangguran.

Di samping itu, pasar menantikan dan akan mengamati data inflasi AS yang akan dirilis pada Rabu (12/4). Indeks harga konsumen (CPI), yang akan dirilis pada Rabu (12/4), akan menjadi petunjuk utama berikutnya untuk arah kebijakan Fed.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp 14.929 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp 14.873 per dolar AS hingga Rp 14.937 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Selasa menguat ke posisi Rp 14.888 per dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya Rp 14.905 per dolar AS.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia