Kamis, 14 Mei 2026

Sektor Energi Naik Tajam, IHSG Anteng di Zona Hijau 

Penulis : Indah Handayani
18 Apr 2023 | 12:07 WIB
BAGIKAN
Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)
Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

JAKARTA, investor.id – Dibuka menguat 6,63 poin (0,10%) ke level 6.794, IHSG anteng di zona hijau pada sesi I, Selasa (18/4/2023). IHSG ditutup menguat 36,49 poin (0,54%) ke level 6.824,08. IHSG hari ini bergerak bervariasi 6.786 – 6.835. Saham sektor energi naik paling tajam dibandingkan sektor saham lainnya. Sebab, sektor energi melejit 1,5%.  

Selama sesi I, nilai perdagangan mencapai sekitar Rp 6,4 triliun, dan frekuensi perdagangan mencapai 761.059 kali transaksi. Sebanyak 233 saham mencatatkan kenaikan, 273 saham terkoreksi, dan 205 saham stagnan. 

Hampir seluruh saham-saham unggulan menguat pada penutupan sesi I. Berdasarkan website IDX pada pukul 12.00 WIB, saham-saham blue chip yang tergabung dalam LQ45  terdongkrak 0,66%, Investor33 terkerek 0,69% dan JII naik 0,72%.  

ADVERTISEMENT

Tidak hanya itu, mayoritas sektor saham melesat sehingga membuat IHSG anteng di zona hijau pada penutupan perdagangan sesi I.

Saham sektor energi naik paling tajam dibandingkan sektor saham lainnya. Sebab, sektor energi melejit 1,5%. Disusul kenaikan sektor industri 1,14%, sektor barang baku 0,75%, sektor kesehatan 0,45%, dan sektor infrastruktur 0,4%.

Saat penutupan sesi I IHSG hari ini, bursa saham Asia mayoritas melemah. Straits Time (Singapura) jatuh 0,42%, Hang Seng (Hong Kong) melemah 0,88%, dan Shanghai (Tiongkok) turun 0,08%. Sedangkan Nikkei (Tokyo) menguat 0,42%. 

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia