Sabtu, 4 April 2026

Kinerja BSI (BRIS) Moncer, Ini Faktor Penentunya

Penulis : Prisma Ardianto
27 Apr 2023 | 09:32 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI (BRIS). (Foto: Antara)
Ilustrasi PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI (BRIS). (Foto: Antara)

lebih lanjut, peningkatan skala bisnis melalui fungsi intermediasi BSI membuahkan hasil positif pos pendapatan. Pendapatan penyaluran dana BSI naik 17,70% (yoy) pada kuartal I-2023 menjadi Rp 5,62 triliun.

Jika dirinci, bagi hasil untuk pemilik dana investasi dibukukan senilai 1,32 triliun atau naik 38,45% (yoy). Dengan begitu, pendapatan setelah distribusi bagi hasil yang dicetak BSI meningkat 12,49% (yoy) menjadi Rp 4,29 triliun.

Dengan nilai tersebut, perseroan setidaknya berhasil menjaga rasio net imbalan (NI) di level 6,04% pada kuartal I-2023. Posisi ini sedikit sedikit lebih tinggi dari periode sama tahun sebelumnya sebesar 6,01%.

Advertisement

Sementara itu, beban operasional selain penyaluran dana setelah dikurangi pendapatan selain penyaluran dana dicatatkan mencapai Rp 2,34 triliun atau menurun 6,02% (yoy). Realisasi kinerja yang semakin efisien ini juga tercermin dari rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) yang berhasil susut dari 75,35% menjadi 69,65% secara tahunan.

Selain itu, perusahaan pun semakin efektif dalam mengelola aktiva produktif, termasuk dalam rangka mendukung profitabilitas. Dalam hal ini, rasio utama dalam penilaian rentabilitas yakni net operating margin (NOM) naik dari 2,11% menjadi 2,73% pada kuartal I-2023.

Dengan perolehan laba tersebut, BSI mencatat return on asset (ROA) sebesar 2,48% dan return on equity (ROE) sebesar 18,16% pada kuartal I-2023. Perolehan tersebut juga lebih tinggi dari periode sama tahun sebelumnya, dengan ROA dan ROE masing-masing sebesar 1,93% dan 16,58%.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 21 menit yang lalu

Komitmen Investasi Rp574 Triliun dari Jepang dan Korsel

Dalam situasi geopolitik yang tidak menentu, Indonesia masih menjadi daya tarik bagi para investor dari Jepang maupun Korsel.
Finance 46 menit yang lalu

Bank Mantap Dukung Taspen Tingkatkan Kualitas Hunian Masyarakat

PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) mendukung langkah PT Taspen (Persero) dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat.
Business 58 menit yang lalu

PLN Icon Plus Cegah Stunting melalui Kolaborasi Posyandu di Srondol Wetan

PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) cegah stunting.
Lifestyle 59 menit yang lalu

Vaksinasi Wajib yang Harus Dilengkapi Calon Jamaah Haji

Berdasarkan regulasi terbaru penyelenggaraan haji 2026 dari Kementerian Kesehatan, terdapat vaksin yang wajib dipenuhi oleh calon jamaah haji sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Sabtu 4 April 2026, Cek Rinciannya

Berikut adalah daftar harga emas perhiasan dalam berbagai kadar karat pada Sabtu, 4 April 2026
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: BBCA Diborong Asing hingga Harga Emas Antam (ANTM) Runtuh

Berita populer dalam 24 jam terakhir, mulai dari BBCA diborong asing hingga harga emas Antam (ANTM) runtuh

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia