Kabar Penting terkait 2 Emiten Djoko Susanto & Indocement (INTP)
JAKARTA, investor.id - Dua emiten konglomerat Djoko Susanto, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) dan PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) siap membagikan dividen. Selain itu, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) juga akan melakukan hal yang sama, mengguyur pemegang sahamnya dengan dividen.
Tanggal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi dari ketiga perusahaan itu jatuh pada Jumat, 26 Mei 2023.
Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) AMRT tanggal 17 Mei lalu, perseroan akan menebar dividen total Rp 999,07 miliar atau Rp 24,06 per saham. Cum dividen di 26 Mei dan ex dividen tanggal 29 Mei. Sedangkan tanggal pembayarannya pada 14 Juni.
MIDI membagikan dividen Rp 119,90 miliar atau Rp 4,16 per saham. Cum pada 26 Mei dan ex dividen di 29 Mei. Adapun pembayaran dividen tanggal 16 Juni. Keputusan pembagian dividen disepakati dalam RUPST perseroan yang juga digelar pada 17 Mei lalu.
Sementara itu, Indocement (INTP) menebar dividen Rp 548,97 miliar atau Rp 160 per saham. Cum jatuh pada 26 Mei dan ex dividen di 29 Mei. Sedangkan pembayarannya di 8 Juni.
Direktur dan Corporate Secretary INTP, Oey Marcos sempat mengatakan, pembagian dividen ditetapkan dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk tahun buku 2022 di Jakarta, Rabu (17/5/2023).
"Total pembagian dividen tunai tersebut tanpa memperhitungkan jumlah saham yang dikuasai perseroan karena pembelian kembali saham oleh perseroan (treasury stock)," kata Oey Marcos.
Sepanjang 2022 perseroan membukukan laba bersih senilai Rp 1,84 triliun atau meningkat 3,03% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 1,78 triliun.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






