Jumat, 15 Mei 2026

Performa masih Sesuai Ekspektasi, Target Harga Saham Bank Mandiri (BMRI) Rp 5.750

Penulis : Parluhutan Situmorang
26 Mei 2023 | 07:59 WIB
BAGIKAN
Gedung Bank Mandiri (Foto: IST)
Gedung Bank Mandiri (Foto: IST)

JAKARTA, investor.id – CGS CIMB Sekuritas dalam riset terbarunya tetap mempertahankan rekomendasi add saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan target harga Rp 5.750. Target ini mempertimbangkan realisasi kinerja sampai April 2023.

Dengan target harga tersebut, masih terbuka peluang kenaikan harga sebanyak 11,11% atas saham BMRI. Kemarin, saham bank pelat merah ini ditutup di level Rp 5.175.

CGS CIMB Sekuritas menyebutkan bahwa target harga tersebut mempertimbangkan realisasi kinerja keuangan dan operasional Bank Mandiri sesuai estimasi hingga saat ini. Perseroan juga didukung likuiditas yang kuat, sehingga memiliki peluang menaikkan margin keuntungan bersih (NIM).

ADVERTISEMENT

Di sisi lain, Bank Mandiri memiliki rasio pencadangan yang kuat untuk menopang permasalah kredit. Sementara itu, per April 2023, BMRI membukukan laba bersih Rp 3,58 triliun atau naik 19% dari periode sama tahun lalu, namun turun 3,6% dari bulan sebelumnya. Penurunan laba per April dipengaruhi atas jumlah hari kerja yang lebih sedikit. Hal ini membuat laba bersih perseoran naik sebanyak 21,6% menjadi Rp 14,6 triliun hingga April 2023.

Sedangkan pendapatan bunga bersih (NII) dan provisi menunjukkan kenaikan. NII meningkat sebanyak 12% menjadi Rp 23 triliun dan pendapatan no bunga  bertumbuh 4,4% menjadi Rp 9,2 triliun. Begitu juga dengan provisi menunjukkan penurunan sebanyak 8,7% menjadi Rp 3,3 triliun.

BMRI juga mencatatkan pertumbuhan kredit sebanyak 8,1% menjadi Rp 933,4 triliun. Angka tersebut memang lebih rendah dibandingkan raihan Maret 2023 dengan kenaikan 10,1%. Adapun total simpanan turun tipis menjadi Rp 1.072,9 triliun pada April 2023.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia