Jumat, 15 Mei 2026

Mirae: IHSG Menguat, Pantau Target Harga ASSA, MYOR dan IMPC

Penulis : Indah Handayani
29 Mei 2023 | 09:15 WIB
BAGIKAN
Pengunjung melintas di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. (B-Universe Photo/Mohammad Defrizal)
Pengunjung melintas di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. (B-Universe Photo/Mohammad Defrizal)

JAKARTA, investor.id – Mirae Asset Sekuritas memprediksi IHSG menguat pada perdagangan Senin (29/5/2023). IHSG hari ini diperkirakan akan diperdagangkan pada 6.651 – 6.729, critical level di 6.620. Pantau target harga ASSA, MYOR dan IMPC.

Mirae mengatakan, koreksi indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized masih terlihat namun mulai tertahan. Indeks ini berada di bawah center line pada Bollinger Bands Optimized. Pada periode weekly, indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung menguat.

“Dengan sebaran volume terbanyak dari sisi demand dan supply berada sekitar level saat ini,” tulis Mirae dalam risetnya, Senin (29/5/2023).

IHSG ditutup lebih rendah 0,3% pada perdagangan Jumat (26/5/2023). Sektor Energi dan Teknologi menjadi penekan dengan saham-saham seperti BYAN dan GOTO. Namun investor asing tercatat melakukan pembelian bersih senilai Rp 442 miliar diantaranya pada saham BBRI, GOTO, dan BBCA.

ADVERTISEMENT

Pasar AS ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat karena optimisme terhadap keberhasilan perundingan debt ceiling yang pada akhirnya mencapai kesepakatan pada akhir pekan. Dow Jones naik 1,0%, S&P naik 1,3% dan Nasdaq naik 2,2%.   

Di awal pekan ini pasar AS libur Memorial Day. Investor global masih akan menantikan data uang beredar dan penyaluran kredit zona Euro pada hari Selasa, serta indeks manufaktur Tiongkok pada hari Rabu (31/5/2023).

EMTK menambah kepemilikan SAME. VKTR menargetkan peningkatan kapasitas perakitan bus listrik dari 500 menjadi 3.000 unit per tahun setelah IPO. BABP dan NOBU mengagendakan RUPS pada 15 Juni, adapun proses merger masih menunggu keputusan OJK.

Mirae merekomendasikan ASSA, MYOR dan IMPC. Berikut trading plan-nya:

ASSA

Harga penutupan: 1.130 (+0,89%)

Rekomendasi: Trading buy

Target harga: 1.190

Trading range: 1.110–1.190

Cut loss level: 1.055

Indikator MFI optimized sudah berada di oversold area, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung bergerak naik. Harga saat ini di masih berada di bawah center line pada Bollinger Bands optimized dengan sebaran volume terbanyak dari sisi demand dan sisi supply berada di atas level saat ini.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 18 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 20 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia