Jumat, 15 Mei 2026

Daftar Emiten BUMN Penebar Dividen Besar, Sudah Kebagian Belum?

Penulis : Muawwan Daelami
31 Mei 2023 | 06:00 WIB
BAGIKAN
Telkom
Telkom

Ririek berharap, perubahan susunan pengurus perseroan dapat berkontribusi pada peningkatan kinerja perseroan serta menyukseskan langkah transformasi yang sedang dikerjakan TLKM.

Ririek menyebutkan, dalam perubahan susunan pengurus kali ini, direktur konsumen dihapus, lantaran Indihome telah resmi berada di Telkomsel.

Prospek Bisnis

ADVERTISEMENT

Pengamat energi Bisman Bachtiar menilai, kinerja PGN tahun lalu cukup bagus. Demikian pula pada awal tahun ini, terlihat pada volume lifting dan penjualan cenderung naik. Jadi, prospek ke depan sangat menarik dan bisa diharapkan.

“Adapun sentimen yang paling sensitif adalah kenaikan harga gas dunia atau jika ada kebijakan pemerintah tentang harga gas, khususnya untuk industri, serta peningkatan volume penjualan di konsumen,” tegas dia kepada Investor Daily, Selasa (30/5/2023).

Dia menilai, BUMN yang menjadi bagian holding BUMN energi secara umum mencetak kinerja baik. Prospek ke depan juga cukup menjanjikan.

Secara teknikal, analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menilai, saham PGAS telah mengonfirmasi pola double bottom, setelah berhasil break fraktal Rp 1.460, sehingga berpotensi naik ke Rp 1.590 sebagai target teoritisnya.

“Namun, perlu dicermati apabila kenaikan ini bersifat jangka pendek, mengingat kuartal I PGN menurun secara tahunan,” kata dia.

NK Korindo Sekuritas mencatat, Telkom telah meluncurkan strategi Five Bold Moves untuk membangun keunggulan kompetitif di bidang konektivitas digital, platform digital, dan layanan digital. Strategi ini bertujuan untuk memperkuat posisi perseroan sebagai perusahaan telekomunikasi digital kelas dunia, dengan tujuan jangka panjang untuk menciptakan nilai yang lebih tinggi bagi pemangku kepentingan perseroan.

Dengan strategi ini, diharapkan Telkom Group dapat melakukan diversifikasi dan memperluas pangsa pasar dari bentuk B2B bisnis sekaligus dapat mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar B2C Telco. Saat ini, Telkom fokus pada FMC melalui perjanjian Telkom dan Telkomsel, InfraCo, dan DC Co sambil tetap mengembangkan fundamental untuk B2B inisiatif digital IT Service Co dan DigiCo.

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia