Jumat, 15 Mei 2026

Rupiah Akan Cenderung Menguat Terbatas

Penulis : Grace El Dora
7 Jun 2023 | 12:07 WIB
BAGIKAN
Petugas menata tumpukan uang kertas rupiah saat melakukan persiapan pengisian mesin ATM. (Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/foc/aa)
Petugas menata tumpukan uang kertas rupiah saat melakukan persiapan pengisian mesin ATM. (Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/foc/aa)

JAKARTA, investor.id – Analis Senior Lukman Leong memperkirakan rupiah akan datar dengan kecenderungan menguat terbatas, yang didukung oleh permintaan Surat Berharga Negara (SBN).

“Namun, investor keseluruhan masih wait and see FOMC (The Federal Open Market Committee) minggu depan,” katanya dikutip dari Antara, Rabu (7/6).

Menurut dia, SBN sangat diminati karena ekspektasi penguatan rupiah ke depan dan harapan penurunan suku bunga oleh Bank Indonesia (BI) setelah data inflasi Mei 2023 yang dirilis menunjukkan inflasi sudah masuk ke target BI.

ADVERTISEMENT

“Penurunan suku bunga akan menurunkan imbal hasil (yield) obligasi dan menaikkan harga. Minggu depan, investor menantikan keputusan suku bunga oleh The Fed,” ujar dia.

Selama satu hingga dua pekan ini, lanjut dia, ekspektasi suku bunga The Federal Reserve (The Fed) sangat bervariasi, sehingga investor menginginkan kejelasan dari The Fed. Data-data ekonomi Amerika Serikat (AS) sebelumnya disebut menunjukkan potensi kenaikan suku bunga, tetapi dibantah oleh salah satu pejabat The Fed.

“Jadi sangat simpang siur, investor menghindari ketidakpastian dengan wait and see,” ungkapnya.

Pada pembukaan perdagangan hari ini, nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank pada Rabu pagi menguat tipis 0,02% atau 3 poin menjadi Rp 14.857 per dolar AS, dari sebelumnya Rp 14.860 per dolar AS.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 16 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 18 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia