Jumat, 15 Mei 2026

Punya Saham Amman Mineral (AMMN), Begini Komitmen Medco hingga Perusahaan Salim

Penulis : Thresa Sandra Desfika
7 Jul 2023 | 09:02 WIB
BAGIKAN
Aktivitas penambangan dan pengangkutan di tambang Amman Mineral. (Foto: Amman Mineral Internasional)
Aktivitas penambangan dan pengangkutan di tambang Amman Mineral. (Foto: Amman Mineral Internasional)

JAKARTA, investor.id - PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) mencatatkan (listing) sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (7/7/2023). Saham dengan kode AMMN dicatatkan di papan utama.

Jumlah saham yang dicatatkan oleh perseroan di BEI adalah sebesar 71.915.881.656 saham. Terdiri dari 65.587.672.856 saham pendiri dan 6.328.208.800 saham penawaran umum perdana (initial public offering/IPO).

“Direksi PT Bursa Efek Indonesia telah menyetujui pencatatan saham PT Amman Mineral Internasional Tbk,” jelas pengumuman BEI tertanggal 6 Juli 2023.

ADVERTISEMENT

Dalam pengumuman BEI disebutkan bahwa sebagaimana disampaikan dalam prospektus PT Amman Mineral Internasional Tbk terdapat pembatasan atas saham perseroan.

Di mana pemegang saham AMMN sebelum IPO, yakni PT Sumber Gemilang Persada, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Alpha Investasi Mandiri, PT Pesona Sukses Cemerlang, PT Sumber Mineral Citra Nusantara, dan PT Medco Services Indonesia, menyatakan untuk tidak mengalihkan sebagian atau seluruh kepemilikan saham (lock up) dalam jangka waktu 8 bulan setelah pernyataan pendaftaran IPO saham Amman Mineral menjadi efektif.

Adapun tanggal efektif IPO saham Amman Mineral pada 27 Juni 2023.

Selain itu, berdasarkan surat pernyataan tanggal 18 Januari 2023, Agoes Projosasmito sebagai pengendali Amman Mineral telah menyatakan untuk tidak akan melepaskan pengendaliannya pada perseroan dari kepemilikan saham perseroan yang dimiliki oleh Agoes Projosasmito baik secara langsung maupun tidak langsung melalui PT AP Investment untuk jangka waktu selama 12 bulan setelah pernyataan pendaftaran penawaran umum perdana saham perseroan menjadi efektif.

Anthoni Salim

Komposisi pemegang saham AMMN setelah IPO, yakni Sumber Gemilang Persada 32,44%, Medco Energi Internasional 21,09%, AP Investment 15,58%, Alpha Investasi Mandiri 7,17%, Pesona Sukses Cemerlang 6,58%, Sumber Mineral Citra Nusantara 4,67%, Medco Services Indonesia 3,67%, dan masyarakat 8,80%.

Meski Sumber Gemilang Persada (SGP) dan Medco Energi (MEDC) memiliki porsi kepemilikan saham 2 terbesar, namun pengendali Amman Mineral adalah Agoes Projosasmito. Dia memegang saham Amman Mineral melalui AP Investment.

Agoes Projosasmito saat ini menjabat komisaris utama Amman Mineral Internasional. Agoes juga menduduki posisi wakil presiden direktur Amman Mineral Nusa Tenggara.

Agoes pun adalah direktur di Sumber Gemilang Persada (SGP). Sedangkan pemegang saham SGP terdiri dari PT Nayaka Pratama Karsa Makmur 26,67%, PT Bakti Makmur Semesta Sukses 24,44%, PT Kanaka Sakti Makmur Bersama 24,44%, Denny Susanto Halim 12,22%, dan Husein Susilo Tjioe 12,22%.

Dari SGP itulah, nama Anthoni Salim muncul. Pasalnya, bos Grup Salim tersebut bersama anaknya merupakan pemegang saham PT Bakti Makmur Semesta Sukses. Anthoni Salim memiliki 90% saham dan Axton Salim 10%. Sehingga Anthoni Salim turut mengempit saham AMMN secara tidak langsung melalui SGP.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia