Jumat, 15 Mei 2026

Emiten Prajogo Pangestu (CUAN) Buka-bukaan soal Ini

Penulis : Thresa Sandra Desfika
17 Jul 2023 | 09:50 WIB
BAGIKAN
Aktivitas pertambangan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN). (Foto: CUAN)
Aktivitas pertambangan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN). (Foto: CUAN)

JAKARTA, investor.id - Emiten batu bara konglomerat Prajogo Pangestu, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham per 30 Juni 2023.

“Laporan penggunaan dana hasil penawaran umum,” jelas Direktur Utama sekaligus Sekretaris Perusahaan Petrindo Jaya Kreasi, Michael dalam keterbukaan informasi dikutip Senin (17/7/2023).

Petrindo Jaya Kreasi sebelumnya sudah menggelar IPO dengan tanggal efektif pada 8 Maret 2023. Di mana, papar Michael, jumlah hasil penawaran umum Rp 371,8 miliar dan biaya penawaran umum Rp 7,86 miliar. Sehingga hasil bersih dari IPO Rp 363,93 miliar.

ADVERTISEMENT

Dia menyebutkan rencana penggunaan dana menurut prospektus terdiri dari untuk belanja modal untuk pembangunan intermediate stockpile (ISP) Rp 145,39 miliar dan penyetoran modal ke entitas anak, yakni PT Tamtama Perkasa Rp 218,54 miliar.

Adapun realisasi penggunaan dana IPO menurut prospektus masih nihil sehingga sisa dana hasil penawaran umum masih sebesar Rp 363,93 miliar.

RUPS

Di sisi lain, Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) telah menggelar rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) dan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 19 Juni 2023.

Adapun hasil RUPST untuk mata acara kedua adalah menyetujui penggunaan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tahun 2022 sebagai laba yang ditahan.

“Menyetujui penggunaan laba bersih tahun buku 2022 yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk, yang berjumlah Rp 570,9 miliar di mana seluruhnya dicatat sebagai laba yang ditahan untuk membiayai kegiatan usaha perseroan,” jelas direksi CUAN dalam keterbukaan informasi, Rabu (21/6/2023).

Sementara RUPSLB perseroan menyetujui penjaminan atas sebagian besar dan/atau seluruh kekayaan perseroan dan/atau entitas anak perseroan guna menjamin pinjaman yang akan diperoleh perseroan dan/atau entitas anak perseroan dari pihak ketiga bank dan/atau lembaga keuangan lainnya untuk kepentingan perseroan dan/atau entitas anak perseroan, dalam satu transaksi atau lebih, baik berkaitan satu sama lain maupun tidak, dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia