Lima Emiten Ritel Bungkus Pendapatan Rp 85 Triliun, Potensi Gain MAPI Paling Gede
Indo Premier mempertahankan rekomendasi outperform saham sektor ritel di Bursa Efek Indonesia (BEI). Saham pilihan broker ini adalah MAPI, kendati saham ACES melesat tajam, 52,8% dalam tiga bulan terakhir, melebihi MAPI yang naik 19% dan LPPF, RALS, dan AMRT yang masing-masing turun 30%, 8,5%, dan 4,4%.
Indo Premier menyematkan rekomendasi buy saham MAPI dan LPPF dengan target harga Rp 2.200 dan Rp 5.000, serta hold AMRT, ACES, dan RALS dengan target harga Rp 2.630, Rp 630, dan Rp 650.
Prospek Semester II
Di sisi lain, Mandiri Sekuritas menilai, penjualan ritel modern bisa melaju kencang semester II tahun ini. Hal itu dipicu penguatan nilai rukar rupiah, penurunan inflasi makanan, pencairan bantuan sosial, dan turunnya dana pemilu.
Sepanjang 2023, broker itu menilai, peritel menengah atas seperti MAP dan PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPI) terus menunjukkan tren pemulihan. Namun, peritel dengan pasar segmen bawah seperti Ramayana dan Matahari terimbas oleh belum pulihnya daya beli target konsumen.
“Cerita berbeda ini sebenarnya sudah biasa bagi peritel. Lemahnya daya beli masyarakat bawah juga terlihat di harga ayam negeri, biaya kredit bank segmen ini, dan tren pasien JKN di rumah sakit,” tulis broker itu.
Mansek menilai, perlambatan konsumsi masyarakat bawah disebabkan oleh maraknya PHK, kualitas pendapatan yang rendah, dan kurangnya dana bantuan sosial.
Mansek merekomendasikan buy saham MAPA, MAPI, ERAA, LPPG, dan RALS, dengan target harga Rp 9.630 (sebelum stock split), Rp 2.480, Rp 600, Rp 4.600, dan Rp 700. Adapun saham ACES diberi rekomendasi netral dengan target harga Rp 690.
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler





