Jumat, 15 Mei 2026

Harita Nickel (NCKL) Terimbas Harga Komoditas, Ini Target Baru Sahamnya

Penulis : Jauhari Mahardhika
23 Jul 2023 | 21:01 WIB
BAGIKAN
PT Trimegah Bangun Persada Tbk (Harita Nickel). (Foto: Perseroan)
PT Trimegah Bangun Persada Tbk (Harita Nickel). (Foto: Perseroan)

Pada semester II-2023, performa NCKL kemungkinan bakal lebih baik ketimbang semester I-2023, meskipun harga nikel dan kobalt cenderung flat. Proyeksi perbaikan kinerja tersebut akan ditopang oleh tiga lini produksi baru di proyek RKEF NCKL yang selesai pada kuartal II-2023. RKEF tersebut diperkirakan berjalan dengan kapasitas penuh pada semester II-2023.

“Biasanya perusahaan membutuhkan waktu 2-4 bulan untuk meningkatkan produksi. Sebagai informasi, NCKL memasang tiga lini produksi baru di proyek yang sama pada kuartal I-2023, dan tiga lini tersebut telah beroperasi dengan tingkat utilisasi masing-masing 80%, 50%, dan 30%,” ungkap Juan.

Kemudian, pada April 2023, NCKL mulai mengonversi MHP menjadi nikel sulfat dan pada Juni 2023 mulai memproduksi kobalt sulfat. Proses konversi ini akan memberikan tambahan US$ 1.000 per ton, yang memberikan margin lebih baik pada semester II-2023.

ADVERTISEMENT

Dengan berbagai faktor tersebut, Samuel Sekuritas tetap merekomendasikan buy saham NCKL dengan target harga baru Rp 1.100. Target harga tersebut direvisi turun dari sebelumnya Rp 1.500.

“Kami merevisi perkiraan harga nikel menjadi US$ 22.500 per ton dari sebelumnya US$ 23.500 per ton. Sebagai konsekuensi, kami juga menurunkan prakiraan harga NPI dan MHP masing-masing sebesar 11,3% dan 17%. Karena itu, kami memutuskan untuk menurunkan proyeksi laba bersih NCKL 2023 dan 2024 sebesar 32,1% dan 26,7%,” pungkas Juan.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 3 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 41 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 45 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 3 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia