Amman Mineral (AMMN) Ungkap Info terkait audit Lapkeu
JAKARTA, investor.id - PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) mengungkapkan informasi mengenai rencana penyampaian laporan keuangan (lapkeu) kuartal II-2023 atau per 30 Juni tahun ini dari perseroan.
Supt. - Finance Analysis & Compliance Finance Amman Mineral, Meiky Kurniawan menjelaskan bahwa perseroan akan melakukan penyampaian laporan keuangan kuartal II untuk tahun buku 2023 yang diaudit oleh akuntan publik.
“Laporan keuangan interim perseroan untuk periode 30 Juni 2023 masih dalam proses audit oleh KAP Mirawati Sensi Idris (member of Moore Global Network Limited),” paparnya dalam keterbukaan informasi dikutip Rabu (2/8/2023).
Baca Juga:
Ada Update dari Amman Mineral (AMMN)Oleh karena itu, dia menambahkan, lapkeu interim perseroan yang telah diaudit untuk periode 30 Juni 2023 akan disampaikan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selambat-lambatnya tanggal 30 September 2023.
Sebagai informasi, mengacu pada prospektus initial public offering (IPO) Amman Mineral, perseroan membukukan penjualan bersih US$ 2,83 miliar pada 2022, meningkat 117,9% dari 2021 di posisi US$ 1,29 miliar. Beban pokok penjualan meningkat 84,3% menjadi US$ 1,19 miliar sedangkan laba kotor melesat 151% menjadi US$ 1,63 miliar.
Kemudian laba untuk tahun berjalan terbang 242,7% dari US$ 320,61 juta menjadi US$ 1,09 miliar di tahun 2022. Jumlah aset per 31 Desember 2022 sebesar US$ 6,49 miliar dan liabilitas total US$ 2,88 miliar.
Anak Usaha
Pada bagian lain, anak usaha AMMN, yakni PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) telah menandatangani fasilitas pinjaman perbankan senilai US$ 350 juta (sekitar Rp 5,2 triliun) dengan beberapa bank di Indonesia dan Singapura. Fasilitas tersebut dapat ditarik kapan saja sesuai dengan permintaan AMNT.
“Dan dapat digunakan oleh AMNT untuk tujuan perusahaan secara umum, modal kerja, belanja modal, pembayaran biaya, ongkos dan pengeluaran sehubungan fasilitas terkait,” jelas Sekretaris Perusahaan Amman Mineral Internasional, Vemmy Febrianti.
Dia menambahkan, fasilitas ini akan dibayar kembali dalam kurun waktu 4,5 tahun dengan tanggal pelunasan pada 23 Desember 2027. “Fasilitas pinjaman perbankan ini dijamin secara pari passu dengan fasilitas senior AMNT lainnya yang telah ada,” papar Vemmy.
Vemmy menyebutkan, fasilitas pinjaman perbankan ini tidak memberikan dampak secara langsung kepada emiten atau perusahaan publik, namun secara tidak langsung melalui AMNT.
Adapun dampak langsung fasilitas pinjaman perbankan ini kepada AMNT adalah dampak operasional dan kegiatan usaha sebagai penunjang dalam meningkatkan likuiditas AMNT untuk membiayai kegiatan operasionalnya dan untuk meningkatkan kegiatan usahanya, termasuk program ekspansi AMNT.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler





