Jumat, 15 Mei 2026

Prospek Saham Surya Esa (ESSA) di Tengah Pergerakan Harga Komoditas

Penulis : Parluhutan Situmorang
13 Aug 2023 | 17:02 WIB
BAGIKAN
PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA). (Ilustrasi/perseroan)
PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA). (Ilustrasi/perseroan)

Namun, dengan mempertimbangkan potensi kenaikan harga amonia pada semester II-2023, Sucor Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham ESSA dengan target harga Rp 800. "Meskipun harga gas naik, perseroan diprediksi mampu untuk mempertahankan margin keuntungan, mengingat harga pembelian gas perseroan tergolong unik,” tulis perusahaan efek tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Surya Esa Perkasa (ESSA) Shinta DU Siringoringo pernah mengatakan, harga amonia global telah mencapai titik terendah pada Mei 2023 dan menunjukkan tren kenaikan bertahap sejak Juni.

“Dengan adanya kebangkitan permintaan komoditas di Tiongkok, perbaikan harga pupuk global, serta negara di Eropa yang terus berada di bawah tekanan harga gas yang fluktuatif dan tinggi, ESSA memperkirakan harga Amonia akan kembali ke tingkat yang lebih sehat pada semester II-2023,” papar Shinta.

ADVERTISEMENT

Dilihat dari total aset, ESSA terpantau masih memiliki sumber kekayaan sebanyak US$ 771,23 juta per 30 Juni 2023, berkurang dari US$ 831,29 juta pada akhir 2022.

Pada perbandingan periode yang sama tahun lalu, ESSA masih membukukan kewajiban keuangan (liabilitas) senilai total US$ 233,71 juta. Jumlah liabilitas ini turun dari posisi 31 Desember 2022 yang sebanyak US$ 305,93 juta.

“Penurunan tersebut disebabkan pelunasan pinjaman bank PT Panca Amara Utama (PAU) yang merupakan entitas anak perseroan. Saldo utang menurun dari US$ 268,7 juta menjadi US$ 205,1 juta. Pelunasan dimungkinkan karena posisi kas PAU  yang kuat dan akan membantu perseroan mengurangi beban bunga di kemudian hari,” ujar Shinta.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 40 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia