Jumat, 15 Mei 2026

CUAN Sudah Buka-bukaan soal Dana IPO hingga Rencana Eksplorasi Emas, Kapan Suspensi Dicabut?

Penulis : Thresa Sandra Desfika
23 Aug 2023 | 09:26 WIB
BAGIKAN
Prajogo Pangestu, pemegang saham pengendali PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN). Ist
Prajogo Pangestu, pemegang saham pengendali PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN). Ist

BEI sebelumnya kembali melakukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), emiten yang dikendalikan oleh Prajogo Pangestu. Suspensi dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai mulai sesi I perdagangan tanggal 18 Agustus 2023 sampai dengan pengumuman BEI lebih lanjut.

Padahal, BEI sempat membuka perdagangan saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) pada Rabu (16/8/2023), di pasar reguler dan pasar tunai setelah sebelumnya dilakukan suspensi di 15 Agustus.

“Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), BEI memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN),” jelas pengumuman BEI tertanggal 16 Agustus.

ADVERTISEMENT

Saham CUAN saat disuspensi berada di posisi Rp 2.570. Adapun Petrindo Jaya Kreasi baru mencatatkan (listing) sahamnya di BEI pada 8 Maret 2023. Perseroan memulainya dengan menggelar initial public offering (IPO) di harga Rp 220 per saham. Artinya dari harga IPO, saham ini sudah terbang 1.068%.

Petrindo Jaya Kreasi merupakan perusahaan induk yang menjalankan kegiatan usaha pertambangan energi melalui entitas anak perusahaan, dan merupakan perusahaan afiliasi dari PT Barito Pacific Tbk (BRPT). Perseroan memiliki dua konsesi tambang batu bara di Kalimantan yang dikelola oleh entitas anak perusahaan.

Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) baru-baru ini mendirikan tiga anak usaha baru, yakni PT Prima Mineral Investindo, PT Green Natural Investama, dan PT Kreasi Jasa Persada.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia