Sabtu, 4 April 2026

Pasar Kripto Naik Jelang Pertemuan Tahunan The Fed

Penulis : Indah Handayani
24 Aug 2023 | 06:45 WIB
BAGIKAN
Kripto. (Pixabay)
Kripto. (Pixabay)

JAKARTA, investor.id – Pasar kripto naik dalam 24 jam terakhir. Bitcoin, Ethereum dan Binance kompak menguat. Bahkan, Bitcoin kembali menguat ke level US$ 26 ribu.   

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Kamis pagi (23/8/2023) pukul 06.40 WIB, kapitalisasi pasar kripto global menguat 2,53% menjadi US$ 1,07 triliun dalam 24 jam. Kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) terkerek 1,94% dalam 24 jam terakhir. Saat ini, harga Bitcoin di level US$ 26.463,92 per koin atau setara Rp 404,92 juta (Kurs, Rp 15.301).

Hal senada dialami Ethereum (ETH) yang naik 2,85% dalam 24 jam. Sehingga ETH dibanderol dengan harga US$ 1.678,61 per koin. Penguatan juga terjadi Binance (BNB) yang melesat 2,57% dalam sehari terakhir. Dengan begitu, saat ini BNB berada di level US$ 216,22 per koin

Advertisement

Dikutip dari CNBC internasional, pasar kripto naik karena investor terus bergulat dengan kelesuan pasar pada musim panas dan menantikan pertemuan tahunan The Fed di Jackson Hole, Wyoming, pada Jumat (25/8/2023).

Pergerakan pasar kripto lebih tinggi bertepatan dengan kenaikan rata-rata saham utama di Wall Street. Aset kripto melonjak lebih tajam sekitar tengah hari waktu Timur, meskipun tidak jelas apa sebenarnya yang menyebabkan pergerakan tajam tersebut.

“Anda mungkin akan melihat beberapa pergerakan naik dan turun yang liar saat bitcoin mencoba kembali ke US$ 30,000,” kata Callie Cox, analis di perusahaan investasi eToro.

Cox menambahkan, Harga Bitcoin saat ini lebih tangguh dengan harapan akan suku bunga yang lebih rendah, dan beberapa jam perdagangan yang stabil sudah cukup untuk menarik pembeli kembali.

Pasar juga telah khawatir dalam beberapa minggu terakhir bahwa Ketua Fed Jerome Powell akan menyampaikan pidato yang lebih hawkish mengenai kenaikan suku bunga minggu ini pada pertemuan bank sentral di Jackson Hole.

Pasar kripto telah menderita sejak musim semi karena likuiditas yang rendah dan volume perdagangan yang tipis, yang memperburuk pergerakan naik dan turun. Hal ini terutama terjadi selama bulan Agustus yang biasanya sepi.

“Korelasi antara indeks ekuitas dan Bitcoin telah menurun mendekati nol pada tahun 2023. Harga Bitcoin tampaknya memantul setelah aksi jual tajam minggu lalu yang diperburuk oleh likuidasi posisi leverage senilai lebih dari US$ 2,7 miliar,” kata Sam Callahan, analis utama di Swan Bitcoin.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


InveStory 4 menit yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 14 menit yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
National 50 menit yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.
Business 1 jam yang lalu

Hemat Energi 40%, Industri Tekstil Mulai Adopsi Truk Listrik

Penggunaan kendaraan listrik menjadi langkah strategis dalam merespons tantangan pasokan BBM di tengah dinamika geopolitik global.
International 2 jam yang lalu

WHO Kecam Serangan ke Fasilitas Kesehatan di Iran

WHO kecam serangan AS & Israel ke fasilitas kesehatan Iran. 4 juta orang mengungsi, risiko wabah penyakit kian mengancam Timur Tengah.
Business 2 jam yang lalu

Green SM Dapat Dukungan Pembiayaan BCA Rp600 M

Fasilitas pembiayaan dari BCA ditujukan memperkuat kesiapan operasional serta menjaga keberlanjutan layanan Green SM di sejumlah kota.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia