Jumat, 15 Mei 2026

BRI (BBRI) Akhirnya Akan Publikasi Laporan Keuangan, Ini Kata Dirut Sunarso

Penulis : Nida Sahara
29 Aug 2023 | 09:37 WIB
BAGIKAN
Direktur Utama BRI Sunarso dinobatkan sebagai Pemimpin Terpopuler di Media Pemberitaan Online tahun 2023. Kategori terpopuler tersebut ditentukan melalui proses media monitoring secara kualitatif dan kuantitatif dengan menggandeng NoLimit, sebuah perusahaan media monitoring terkemuka )Dok. BRI)
Direktur Utama BRI Sunarso dinobatkan sebagai Pemimpin Terpopuler di Media Pemberitaan Online tahun 2023. Kategori terpopuler tersebut ditentukan melalui proses media monitoring secara kualitatif dan kuantitatif dengan menggandeng NoLimit, sebuah perusahaan media monitoring terkemuka )Dok. BRI)

JAKARTA, investor.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) hingga saat ini masih belum mempublikasikan laporan keuangan semester I-2023. Di antara perbankan nasional, hanya BRI sebagai bank besar yang terbilang lama melaporkan kinerjanya kepada publik.

Rencananya, bank nomor wahid di Indonesia ini bakal mempublikasikan laporan kinerja paruh pertama 2023 pada Rabu, 30 Agustus 2023. Rencana tersebut mundur dari perkiraan publikasi yang dilakukan pada pertengahan Agustus 2023, namun karena masih dalam proses audit sehingga kembali mundur.

"Iya nunggu (laporan keuangan) audited," ujar Direktur Utama BRI Sunarso kepada Investor Daily.

Biasanya, emiten akan melakukan audit laporan keuangan untuk menyelenggarakan suatu aksi korporasi. Namun, Sunarso enggan membocorkan rencana aksi korporasi apa yang akan dilakukan bank yang fokus pada segmen UMKM tersebut.

ADVERTISEMENT

BRI (BBRI) Dukung Peningkatan Kapabilitas Digital Perbankan

Merujuk keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), menjelang laporan keuangan BBRI, jajaran komisaris dan direksi perseroan memperoleh saham BBRI. Perseroan membagikan 6.567.200 lembar saham remunerasi senilai Rp 35,79 miliar kepada komisaris dan direksi BRI.

Pemberian remunerasi tersebut sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.45/POJK.03/2015. Transaksi tersebut berlangsung serentak pada 18 Agustus 2023 pada harga saham BBRI dibanderol seharga Rp 5.450 per lembarnya.

Mengutip keterbukaan informasi, Direktur Utama BRI Sunarso tercatat memperoleh jatah terbesar atau 549.000 lembar saham BBRI setara Rp 2,99 miliar. Sementara itu, Wakil Direktur Utama Catur Budi Harto memperoleh 494.100 lembar saham senilai Rp 2,69 miliar. Kemudian, sembilan direksi BRI lainnya memperoleh 466.600 lembar saham BBRI sebesar Rp 2,54 miliar.

Adapun, sembilan direksi BRI antara lain, Direktur Bisnis Mikro Supari, Direktur Bisnis Kecil dan Menengah Amam Sukriyanto, Direktur Bisnis Konsumer Handayani, Direktur Keuangan Viviana Dyah Ayu Retno K, Direktur Human Capital Agus Winardono.

Berikutnya, Direktur Manajemen Risiko Agus Sudiarto, Direktur Bisnis Wholesale dan Kelembagaan Agus Noorsanto, Direktur Digital dan Teknologi Informasi Arga M. Nugraha, dan Direktur Kepatuhan Ahmad Solichin Lutfiyanto.

Sedangkan, Direktur Jaringan dan Layanan Andrijanto memperoleh 388.800 lembar saham senilai Rp 2,12 miliar.

Pada jajaran komisaris, terdapat dua nama yang memperoleh remunerasi saham. Pertama, Komisaris Utama Kartika Wirjoatmodjo menerima 247.000 lembar saham BBRI senilai Rp 1,35 miliar. Kedua, Komisaris Rabin Indrajad Hattari yang menerima 222.300 lembar saham BBRI atau senilai Rp 1,21 miliar.

Aksi Korporasi BRI

Sebelumnya, BRI telah melakukan sejumlah aksi korporasi. BBRI menerbitkan Obligasi Subordinasi IV Bank BRI Tahun 2023 dengan nilai nominal Rp 500 miliar.

Editor: Nida Sahara

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia