Jumat, 15 Mei 2026

BRI (BBRI) Akhirnya Akan Publikasi Laporan Keuangan, Ini Kata Dirut Sunarso

Penulis : Nida Sahara
29 Aug 2023 | 09:37 WIB
BAGIKAN
Direktur Utama BRI Sunarso dinobatkan sebagai Pemimpin Terpopuler di Media Pemberitaan Online tahun 2023. Kategori terpopuler tersebut ditentukan melalui proses media monitoring secara kualitatif dan kuantitatif dengan menggandeng NoLimit, sebuah perusahaan media monitoring terkemuka )Dok. BRI)
Direktur Utama BRI Sunarso dinobatkan sebagai Pemimpin Terpopuler di Media Pemberitaan Online tahun 2023. Kategori terpopuler tersebut ditentukan melalui proses media monitoring secara kualitatif dan kuantitatif dengan menggandeng NoLimit, sebuah perusahaan media monitoring terkemuka )Dok. BRI)

Pada 2022, BRI juga telah melakukan penawaran umum berkelanjutan obligasi berwawasan lingkungan (green bound) dengan target dana Rp 15 triliun dan pada tahap I, pokok obligasi yang ditawarkan sebanyak-banyaknya Rp 5 triliun yang terdiri dari tiga seri.

Green Bond BRI Tahap I Tahun 2022 resmi mendapatkan kelebihan permintaan (oversubscribed) sebanyak 4,4 kali. Hal ini pun menjadi bukti wujud BRI yang akan terus memperkuat implementasi prinsip ESG dari sisi pendanaan atau liabilitas.

Dengan demikian, artinya BRI masih memiliki ruang untuk kembali melakukan penerbitan green bond tahun ini. Sebab, perseroan masih memiliki target dana Rp 10 triliun.

ADVERTISEMENT

Kemudian, pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Maret 2023, BRI mendapat persetujuan untuk membeli saham perseroan (buyback) yang telah dikeluarkan dan tercatat di BEI dengan jumlah nilai nominal seluruh buyback sebesar-besarnya Rp 1,5 triliun.

Buyback ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan rasio kepemilikan saham BBRI oleh pekerja, sehingga diharapkan dapat meningkatkan sense of ownership pekerja terhadap BRI dan mendorong kontribusi pekerja BRI agar lebih optimal dalam pencapaian target dan peningkatan kinerja perseroan,” jelas Sunarso ketika konferensi pers hasil RUPST.

Kemudian Direktur Keuangan BRI Viviana Dyah Ayu menambahkan, aksi buyback saham di pasar modal ini dilakukan dalam kondisi khusus terjadi ketika harga saham
dinilai sudah turun, tidak cerminkan valuasi sebenarnya.

Editor: Nida Sahara

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 21 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia