Misi di Balik Rencana Merger Pelita Air ke Grup Garuda (GIAA)
4 Sep 2023 | 11:01 WIB
Sebelumnya diberitakan, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) tengah menggodok skema penggabungan usaha (merger) dengan PT Citilink Indonesia dan PT Pelita Air Service. Kajian merger dilakukan secara menyeluruh, baik dari sisi finansial, prospek bisnis, hingga keputusan yang menguntungkan semua pihak.
“Kami sedang diskusi mengenai peluang market ke depannya, detailnya, dan finansialnya bagaimana. Nanti begitu selesai dengan Pertamina, opsi-opsi yang ada, akan kami sampaikan kepada pemegang saham,” kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra kepada Investor Daily saat ditemui di Kantor Garuda Indonesia di Tangerang, Banten, Rabu (30/8/2023).
Irfan menambahkan, opsi-opsi itu termasuk saran komposisi saham hingga posisi di pasar. “Semuanya pasti akan kami sampaikan. Dan pastinya nanti kalau melihat Pak Tiko dan Pak Erick, kami akan diskusi dan telaah lebih dalam lagi sampai mereka memutuskan jalan yang akan diambil,” ungkap dia.
Sementara itu, Pelita Air menyampaikan pernyataan terkait kabar rencana merger Garuda Indonesia dan anak usahanya, Citilink. Skema merger telah dibeberkan Menteri BUMN Erick Thohir.
“Pelita Air selalu mendukung program pemerintah, termasuk mengenai integrasi maskapai BUMN dengan harapan penguatan industri aviasi nasional, menyediakan harga tiket yang terjangkau, dan terus mendukung konektivitas udara nasional,” kata Sekretaris Perusahaan Pelita Air Service Agdya Yogandari, yang dikutip Investor Daily, Jumat (1/9/2023).
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler





