Indocement (INTP) dan Semen Indonesia (SMGR) Getol Perkuat Fasilitas Hijau, Total Dana Rp 2,6 T
Director of Manufacturing Solusi Bangun Indonesia (SBI) Soni Asrul Sani juga mengungkapkan, dalam hal pemanfaatan bahan bakar dan bahan baku alternatif, SMGR sudah membuat peta jalan (roadmap) hingga 2030, sebagai komitmen perseroan mendukung upaya pemerintah untuk menekan emisi karbon.
“Kalau dilihat dari roadmap, kami akan menurunkan CO2 sekitar 27% dari 2010. Ini cukup besar, dan tentu akan mengonsumsi bahan bakar dan bahan baku alternatif lebih dari tiga juta ton untuk seluruh pabrik. Tahun lalu, kami mengonsumsi sekitar 1,6 juta ton,” imbuh Soni.
Mencermati aksi perusahaan semen memperkuat fasilitas hijau ini, menurut Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta, hal itu akan berdampak positif pada kinerja saham INTP dan SMGR.
Pergerakan kedua saham tersebut juga didukung oleh kinerja bisnis yang secara fundamental solid sejalan dengan datangnya permintaan dari proyek-proyek infrastruktur dan properti. Walau demikian, saham emiten semen berpotensi tertekan oleh era suku bunga tinggi yang akhirnya menjadi pertimbangan para pelaku pasar.
“Kecuali, tahun depan muncul kebijakan soft money policy khusus untuk mengakselerasi negara-negara seperti Indonesia,” tutur Nafan kepada Investor Daily, Rabu (13/9/2023).
Menurut Nafan, strategi emiten berkode saham INTP dan SMGR dalam mengimplementasikan Good Corporate Governance (GCG) ini akan menjadi investasi jangka panjang yang baik bagi perseroan dan memberikan nilai tambah bagi kedua emiten. “Semisal, gasifikasi yang dilakukan para emiten semen, pastinya berdampak positif terhadap peningkatan laba bersih,” tutupnya.
Editor: Muawwan Daelami
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






