Kamis, 14 Mei 2026

Jatis Mobile (JATI) dan Tencent Cloud Bekerja Sama Menghadirkan Layanan Cloud untuk Semua Sektor Industri

Penulis : Kunradus Aliandu
25 Sep 2023 | 10:57 WIB
BAGIKAN
Acara penandatanganan kerja sama antara Jatis Mobile (JATI) dan Tencent Cloud yang berlangsung di Gedung Graha Orange, Kantor Pusat Jatis Mobile.
Acara penandatanganan kerja sama antara Jatis Mobile (JATI) dan Tencent Cloud yang berlangsung di Gedung Graha Orange, Kantor Pusat Jatis Mobile.

JAKARTA, investor.id - Jatis Mobile (JATI) mengumumkan kemitraan strategisnya dengan Tencent Cloud, bisnis cloud dari perusahaan teknologi global Tencent untuk menyediakan layanan cloud yang stabil dan aman guna menyediakan layanan cloud yang stabil dan aman untuk berbagai industri dan membantu bisnis dalam mengatasi tantangan digital di Indonesia.

Sebagaimana diketahui, Jatis Mobile (JATI) resmi mencatatkan saham perdana atau IPO (initial public offering) di Bursa Efek Indonesia dengan kode emiten JATI pada 8 Mei 2023. Hingga saat ini Jatis Mobile (JATI) terus berupaya untuk mengembangkan bisnisnya dalam melayani kebutuhan enterprise dari berbagai sektor industri melalui kerja sama dengan berbagai pihak. Salah satunya adalah dengan Tencent Cloud.

Tencent Cloud adalah bisnis komputasi awan milik Tencent, perusahaan internet dan teknologi terkemuka dunia dengan keahlian kuat dalam game, teknologi audio dan video, serta layanan fintech. Saat ini, Tencent Cloud menyediakan lebih dari 400 teknologi dan solusi konektivitas yang mendukung transformasi digital tingkat perusahaan melalui jaringan infrastruktur globalnya, yang mencakup lebih dari 26 wilayah geografis dan 70 zona ketersediaan, termasuk dua pusat data di Jakarta, Indonesia.

ADVERTISEMENT

Di tengah tren semakin meningkatnya penggunaan teknologi cloud di era modern, perusahaan-perusahaan di Tanah Air masih menghadapi berbagai hambatan dan kendala dalam melakukan transformasi digital. Salah satu keuntungan utama komputasi awan adalah skalabilitas. Bisnis di Indonesia terus tumbuh dan berkembang, sehingga para pelaku bisnis membutuhkan infrastruktur TI yang dapat dengan cepat beradaptasi terhadap perubahan.

Komputasi awan memungkinkan bisnis meningkatkan atau menurunkan sumber daya TI mereka sesuai kebutuhan dengan cepat dan mudah tanpa harus berinvestasi pada hardware dan software yang mahal. Oleh karena itu, kerja sama ini menjadi langkah strategis bagi Jatis Mobile (JATI) mengoptimalkan perjalanan digital Indonesia, melihat peningkatan adopsi cloud yang signifikan dalam lingkup bisnis skala enterprise.

Dengan pengalaman melayani lebih dari 500 klien korporasi, Jatis Mobile (JATI) percaya dapat menghadirkan layanan cloud untuk semua sektor industri di Indonesia yang mudah digunakan (usability), efisien secara biaya, dengan konektivitas yang handal, dan dukungan terbaik.

Selain layanan Cloud, kolaborasi ini menghadirkan eKYC (Electronic Know Your Customer) dan solusi layanan SuperApp melalui Tencent Cloud Mini-Program Platform. Layanan eKYC membantu memberikan solusi verifikasi identitas yang efisien dan akurat untuk memastikan keamanan bisnis dan dapat dengan mudah diintegrasikan melalui SDK aplikasi, HTML5, atau API.

Sementara itu, Platform Mini-Program Tencent Cloud menghadirkan platform seluler atau aplikasi web yang dapat menyediakan berbagai layanan, termasuk pembayaran dan pemrosesan transaksi keuangan yang mencakup semua perdagangan independen dan komunikasi platform online.

Platform Program Mini Tencent Cloud menggunakan teknologi yang divalidasi oleh Weixin/WeChat, aplikasi komunikasi dan sosial terbesar di Tiongkok, dengan lebih dari 1,3 miliar pengguna aktif bulanan dan lebih dari 7 juta program mini didalamnya.

“Kolaborasi Solusi Cloud dengan Tencent Cloud diharapkan mampu memberikan alternatif kualitas terbaik, didukung oleh service terbaik yang telah 20 tahun dibangun oleh JATI bagi para pelaku bisnis enteprise. Solusi Cloud adalah awal perjalanan menarik JATI untuk selanjutnya dapat memberikan layanan SuperApp-as-a-Service berkualitas bagi klien large enteprise di Indonesia,” kata Direktur Utama Jatis Mobile Erik Rivai Ridzal dalam keterangannya, dikutip Senin (25/9/2023).

Sementara itu, Vice President of Tencent Cloud International and Managing Director of Southeast Asia Jimmy Chen mengatakan, dengan pengalaman kami selama lebih dari 20 tahun dalam inovasi teknologi dan landasan infrastruktur yang kuat, kami senang dapat bekerja sama dengan Jatis Mobile dalam menyediakan layanan cloud yang berkinerja tinggi, cerdas, dan fleksibel bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia. “Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat lebih mempercepat perjalanan transformasi digital di berbagai industri di Indonesia,” ungkap Jimmy.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 28 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 39 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia