Kamis, 14 Mei 2026

PTPP Raih Kontrak Baru Rp 23,6 T, Proyek IKN Siap-siap Ditender

Penulis : Muawwan Daelami
23 Okt 2023 | 06:15 WIB
BAGIKAN
Titik Nol Nusantara IKN. (mwd)
Titik Nol Nusantara IKN. (mwd)

JAKARTA, investor.id – PT PP Tbk (PTPP) meraih kontrak baru senilai Rp 23,6 triliun hingga akhir kuartal III-2023. Dari nilai tersebut, sebanyak Rp 5,54 triliun di antaranya merupakan proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Perolehan kontrak IKN berpotensi bertambah, mengingat masih banyak proyek yang bakal ditender.

“Kontrak baru sampai kuartal III-2023 yaitu Rp 23,6 triliun. Minggu depan, kami akan rilis kontrak baru sampai Oktober. Khawatir, ada beberapa proyek baru (yang belum dimasukkan) di akhir minggu kemarin,” kata Sekretaris Perusahaan PTPP Bakhtiyar Efendi kepada Investor Daily, Minggu (22/10/2023).

Bila merujuk pada data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kementerian PUPR, emiten BUMN Karya tersebut terakhir kali memenangkan tender proyek IKN pada April 2023. Saat itu, emiten bersandi PTPP ini berhasil mengantongi kontrak proyek pembangunan jalan di dalam kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP): Paket pembangunan jalan akses menuju masjid di kawasan IKN dan dermaga logistik termasuk jalan akses senilai Rp 397 miliar dari total nilai Rp 690 miliar.

ADVERTISEMENT

Proyek tersebut merupakan satu di antara sejumlah proyek IKN yang berhasil diraup PTPP. Sisanya, proyek penyiapan KIPP tahap I dan II; jalan sumbu kebangsaan sisi Barat; jalan tol IKN segmen 3B Kariangau-Sp. Tempadung; gedung istana negara dan lapangan upacara; gedung kantor kepresidenan RI; dan proyek gedung Kementerian Sekretariat Negara RI, serta proyek sembilan menara rumah susun (Rusun) aparatur sipil negara (ASN) senilai Rp 1,3 triliun. 

Proyek IKN Rp 575 Miliar 

Editor: Muawwan Daelami

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 7 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 16 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 33 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 1 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia