Jumat, 15 Mei 2026

Telkom (TLKM) Sesuai Ekspektasi, Target Harga Saham Masih Tinggi

Penulis : Jauhari Mahardhika
5 Nov 2023 | 09:03 WIB
BAGIKAN
PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM). (Foto: Perseroan)
PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM). (Foto: Perseroan)

JAKARTA, investor.id – PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) membukukan pendapatan Rp 37,8 triliun pada kuartal III-2023, naik 1% (quarter on quarter/qoq) atau tumbuh 2,4% (year on year/yoy). Secara kumulatif, selama periode Januari-September 2023, pendapatan Telkom mencapai Rp 111,2 triliun atau meningkat 2,2% (yoy).

“Hal itu sejalan dengan estimasi kami 72,7% dan konsensus 73,1%,” tulis analis Samuel Sekuritas, Jonathan Guyadi dan Research Associate Samuel Sekuritas, Brandon Boedhiman dalam risetnya.

Pendapatan digital Telkom dinilai cukup stabil mencapai Rp 19,6 triliun, naik 0,6% (qoq) atau tumbuh 6,3% (yoy). Meskipun ada tekanan dari seasonality, payload data yang stabil (4.526 pb: naik 0,3% qoq atau meningkat 9,1% yoy) dan pertumbuhan pelanggan seluler yang positif (kuartal III-2023: 158,3 juta, naik 3,3% qoq atau turun 1% yoy) dengan blended ARPU Rp 48,6 ribu (turun 2,2% qoq atau naik 8% yoy) membantu mencegah penurunan pendapatan digital.

ADVERTISEMENT

Ke depan, bisnis seluler emiten berkode saham TLKM tersebut diperkirakan tetap positif, yang didukung oleh normalisasi pertumbuhan pelanggan dan ruang pertumbuhan yang luas untuk ARPU pada kuartal IV. “Kami melihat ada korelasi positif antara pemilu dan payload data seluler,” jelas Jonathan dan Brandon.

Terkait bisnis fixed broadband (FBB), TLKM via Indihome membukukan pendapatan sebesar Rp 7,4 triliun, tumbuh 2,8% (qoq) atau meningkat 4,8% (yoy) pada kuartal III-2023. Peningkatan itu didukung oleh pertumbuhan pelanggan yang positif mencapai 9,8 juta pada kuartal III-2023, naik 1,9% (qoq) atau tumbuh 8,4% (yoy). Adapun ARPU mencapai Rp 257 ribu, turun 1,2% (qoq) atau terkoreksi 4,5% (yoy).

“Kami memperkirakan persaingan ketat di sektor fixed broadband terus berlanjut untuk sementara waktu, mengingat rendahnya tingkat penetrasi layanan fixed broadband di Indonesia,” sebut Jonathan dan Brandon.

TLKM membukukan EBITDA sebesar Rp 20,7 triliun pada kuartal III-2023, meningkat 6,6% (qoq) atau naik 3,3% (yoy). Secara kumulatif, EBITDA perseroan selama periode Januari-September 2023 mencapai Rp 59,1 triliun atau turun tipis 0,7% (yoy). “Itu sejalan dengan estimasi kami 73,7% dan konsensus 73,4%,” ungkap Jonathan dan Brandon.

Sedangkan margin EBITDA meningkat menjadi 54,8% pada kuartal III-2023, dibandingkan kuartal II-2023 yang sebesar 51,9% dan kuartal III-2022 sebesar 54,2%.

“Yang menarik, biaya G&A TLKM turun menjadi 3,1% dari pendapatan pada kuartal III-2023, dibandingkan kuartal II-2023 yang sebesar 4% dan kuartal III-2022 sebesar 4,4%. Ini berkat penurunan biaya konsultan serta biaya pengumpulan (collection cost), dan biaya pemasarannya juga turun menjadi 2,5% dari pendapatan (kuartal III-2022 sebesar 2,9%), terutama disebabkan oleh sinergi pasca merger Indihome-Telkomsel,” tulis Jonathan dan Brandon.

Mengenai bottom line, TLKM membukukan laba bersih Rp 6,7 triliun pada kuartal III-2023, naik 6,5% (qoq) atau melonjak 106,1% (yoy). Secara kumulatif, selama periode Januari-September 2023, laba bersih TLKM mencapai Rp 19,5 triliun atau meningkat 17,6% (yoy). Itu juga sejalan dengan estimasi Samuel Sekuritas 73,2% dan konsensus analis 75,2%.

Laba inti mencapai Rp 7,2 triliun pada kuartal III-2023, meningkat 17% (qoq) atau naik 24,1% (yoy). Secara kumulatif, selama periode Januari-September 2023, laba inti TLKM sebesar Rp 19,5 triliun, sejalan dengan estimasi Samuel Sekuritas 75,7%.

Target Harga Saham TLKM 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 47 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 48 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia