Jumat, 15 Mei 2026

Rupiah Melemah di Tengah Potensi Kenaikan Suku Bunga Fed

Penulis : Grace El Dora
10 Nov 2023 | 21:31 WIB
BAGIKAN
Karyawan memegang mata uang rupiah di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta Pusat. (Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww)
Karyawan memegang mata uang rupiah di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta Pusat. (Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww)

JAKARTA, investor.id – Sentimen terhadap nilai tukar rupiah yang melemah di tengah adanya potensi kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat (AS) dari The Federal Reserve (The Fed).

“Gubernur bank sentral (The Fed) AS Jerome Powell dini hari tadi dalam panel diskusi IMF (Dana Moneter Internasional) mengatakan bahwa bank sentral tidak yakin kalau suku bunga acuan sudah cukup tinggi untuk menurunkan inflasi ke target 2%,” jelas Pengamat pasar uang Ariston Tjendra dalam catatan Jumat (10/11), seperti dikutip Antara.

Pernyataan tersebut menurunkan probabilitas suku bunga acuan The Fed ditahan dalam Federal Open Market Committee (FOMC) pada Desember 2023.

ADVERTISEMENT

Menurut hasil survei CME FedWatch Tool, ada penurunan keyakinan dari investor bank sentral akan menurunkan suku bunga acuan di kisaran 5,25%-5,5% dari 93% pada Kamis (9/11) menjadi 85,4% hari ini.

“Akibat pernyataan Powell tersebut, sentimen hindar risiko meninggi, indeks saham AS ditutup negatif dan indeks saham Asia bergerak melemah hari ini,” tambahnya.

Pada penutupan perdagangan hari ini, mata uang rupiah melemah sebesar 40 poin atau 0,26% ke level Rp 15.695 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya sebesar Rp 15.656 per dolar AS.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Jumat turut melemah ke posisi Rp 15.693 dari sebelumnya Rp 15.649 per dolar AS.

Di sisi lain, kenaikan data indeks penjualan retail dan proyeksi ekonomi Indonesia yang membaik dapat menahan pelemahan rupiah. Indeks penjualan retail naik 1,5% ke level 201,1 dan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,3%.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia