Proyeksi Terbaru Indo Tambang (ITMG) di Tengah Koreksi Harga Batu Bara
JAKARTA, investor.id – PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) membukukan pendapatan US$ 527 juta pada kuartal III-2023 atau turun 14% (quarter on quarter/qoq). Penurunan terjadi karena koreksi harga jual rata-rata (average selling price/ASP) batu bara sebesar 13% (qoq) menjadi US$ 113,5 per ton dan penurunan volume penjualan batu bara sebesar 1,1% (qoq) menjadi 5,3 juta ton.
Secara kumulatif, selama periode Januari-September 2023, pendapatan Indo Tambang mencapai US$ 1,82 miliar atau turun 30,2% (year on year/yoy). “Hal itu sejalan dengan perkiraan kami dan konsensus, dengan run rate 66% dan 70% dari proyeksi pendapatan 2023 yang sebesar US$ 2,76 miliar dan US$ 2,61 miliar,” tulis analis Mirae Asset Sekuritas, Rizkia Darmawan dalam risetnya.
Menurut dia, meskipun volume produksi secara kuartalan tumbuh lebih tinggi pada kuartal III-2023, volume penjualan Indo Tambang tercatat lebih rendah karena permintaan yang melemah. Selama kuartal tersebut, Indo Tambang mengurangi biaya kas sebesar 7,5% (qoq) menjadi US$ 73,8 per ton, terutama karena biaya royalti dan biaya pembelian batu bara yang lebih rendah.
“Secara kumulatif, selama periode Januari-September 2023, biaya kas Indo Tambang mencapai US$ 82,9 per ton atau turun 6,7% (yoy), relatif lebih tinggi dari perkiraan kami,” jelas Rizkia.
Adapun EBITDA maupun laba bersih emiten berkode saham ITMG tersebut berada di bawah perkiraan Mirae dan konsensus dengan run rate pendapatan 50,5% dan 54,5% untuk EBITDA, serta 58,7% dan 65,1% untuk laba bersih.
Dengan demikian, Mirae menurunkan proyeksi untuk ITMG dan memperbarui basis penilaian ke tahun 2024. Perusahaan efek itu memutuskan untuk mempertahankan rekomendasi hold, tapi menurunkan target harga saham ITMG menjadi Rp 23.875. Target harga tersebut menyiratkan target P/E 2024 sebesar 5,4 kali (-0,25 SD dari P/E rata-rata 5 tahun ITMG).
Target Harga ITMG Dipatok Lebih Tinggi
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






