Ada Saham Batu Bara Naik 3.900%
JAKARTA, investor.id - Saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melesat 9,97% membentur batas auto reject atas (ARA) ke Rp 8.825 pada perdagangan Kamis (30/11/2023). Sebanyak 33,45 juta saham ditransaksikan, frekuensi 12.332 kali, dan nilai transaksi Rp 291,43 miliar.
Emiten batu bara yang dikendalikan Prajogo Pangestu itu mencatatkan sahamnya dengan kode CUAN di Bursa Efek Indonesia (BEI) per 8 Maret 2023.
Perseroan menggelar initial public offering (IPO) di Rp 220 per saham. Artinya, per penutupan 30 November kemarin, saham ini melesat 3.911% dari harga perdana di awal tahun.
Selain itu, market cap atau kapitalisasi pasar Petrindo Jaya Kreasi tembus Rp 99,2 triliun per 30 November. Padahal saat IPO, market cap CUAN Rp 2,4 triliun.
Per 31 Oktober 2023, pemegang saham CUAN terdiri dari Prajogo Pangestu sebanyak 85,07% dan masyarakat nonwarkat 14,91%. Jumlah pemegang sahamnya 5.667 pihak.
Akuisisi
Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) sempat mengungkap keterbukaan informasi belum lama ini mengenai proses negosiasi yang dilakukan anak usahanya untuk membeli saham PT Petrosea Tbk (PTRO).
Anak usaha CUAN tersebut adalah PT Kreasi Jasa Persada (KJP) yang tengah dalam tahap negosiasi serta telah menandatangani perjanjian pengikatan jual beli (PPJB) sehubungan dengan rencana pembelian sebanyak 342.925.700 saham PTRO atau 34% dari PT Caraka Reksa Optima, perusahaan Haji Romo Nitiyudo Wachjo atau Haji Robert.
“Setelah transaksi diselesaikan, KJP akan menjadi pengendali baru dari PTRO dan PTRO kemudian akan menjadi salah satu anak usaha perseroan,” jelas Direktur Utama CUAN, Michael dalam keterbukaan informasi.
Ia mengungkapkan bahwa tujuan dari transaksi untuk menambah aset KJP dan Petrindo Jaya secara tidak langsung, memperluas jaringan usaha, serta sebagai bagian dari rencana pengembangan usaha jangka panjang Grup Petrindo untuk menjadi perusahaan pertambangan dan jasa pertambangan yang terintegrasi.
Emiten Prajogo Pangestu, Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) memang tengah memperluas portofolio pertambangannya. Perseroan telah mengumumkan bahwa menandatangani perjanjian jual beli bersyarat terkait akuisisi 100% saham PT Multi Tambangjaya Utama (MUTU), anak usaha PT Indika Energy Tbk (INDY).
Petrindo juga akan merampungkan akuisisi dan izin 3 aset lainnya terkait batu bara metalurgi, pasir silika, dan emas.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler





