Kamis, 14 Mei 2026

Saham Petrosea (PTRO) Berbalik Jadi Juara, Jumlah Investornya Membeludak

Penulis : Thresa Sandra Desfika
10 Jan 2024 | 12:16 WIB
BAGIKAN
PT Petrosea Tbk (PTRO). (Foto: Perseroan)
PT Petrosea Tbk (PTRO). (Foto: Perseroan)

Sementara itu, emiten Prajogo Pangestu PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melalui anak usahanya, PT Kreasi Jaya Persada (KJP), berencana membeli 342,93 juta saham Petrosea (PTRO) atau 34% dari PT Caraka Reksa Optima (CRO) dengan nilai Rp 940 miliar. Hal tersebut sebagaimana keterbukaan informasi CUAN pada 5 Januari 2024.

Stockbit menyebutkan bahwa jumlah tersebut mengimplikasikan harga Rp 2.741/saham, lebih rendah -50,6% dari harga saham PTRO pada penutupan bursa hari Jumat (5/1/2024) di Rp 5.550.

Batas akhir pemenuhan perjanjian pembelian saham bersyarat pada 31 Maret 2024 dan CRO berkomitmen menjadikan KJP sebagai pengendali PTRO. CUAN akan menyelenggarakan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 12 Februari 2024 untuk meminta persetujuan atas rencana transaksi ini.

ADVERTISEMENT

Sr. Investment Analyst Stockbit Anggaraksa Arismunandar mengungkapkan bahwa harga akuisisi dalam transaksi ini lebih rendah dibandingkan ketika CRO membeli PTRO dari PT Indika Energy Tbk (INDY) pada 2022, yang saat itu dilakukan di harga Rp 3.117/saham.

“Harga akuisisi yang lebih rendah dibandingkan dengan harga market dan harga transaksi sebelumnya tersebut berpotensi menjadi sentimen negatif bagi pergerakan harga saham PTRO dalam jangka pendek,” ungkapnya.

Di sisi lain, masuknya PTRO ke dalam kelompok usaha terafiliasi Prajogo Pangestu juga dapat menjadi katalis positif berupa re-rating valuasi yang lebih tinggi.

Dengan harga market saat ini, PTRO memiliki valuasi PER 8,7x dan PBV 1,59x, jauh lebih rendah dibandingkan valuasi emiten grup Prajogo Pangestu lainnya seperti CUAN (PER 306x dan PBV 92x), BRPT (PER 308x dan PBV 5,1x), dan TPIA (PER negatif dan PBV 11,59x).

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 9 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 39 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 50 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia