Kamis, 14 Mei 2026

Emiten Sawit BW Plantation (BWPT) Cetak Kenaikan Laba 912% 

Penulis : Muawwan Daelami
3 Mar 2024 | 18:12 WIB
BAGIKAN
PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT). Foto: Perseroan.
PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT). Foto: Perseroan.

JAKARTA, investor.id – PT Eagle High Plantation Tbk (BWPT) atau BW Plantation mengumumkan kinerja sepanjang tahun buku 2023. Dalam laporannya, emiten sawit itu berhasil mencetak kenaikan laba bersih sebesar 912,84% dari sebelumnya Rp 17,47 miliar menjadi Rp 177 miliar. Padahal, di saat bersamaan, pendapatan usahanya menurun sebanyak 8,08% menjadi Rp 4,20 triliun dibanding sebelumnya Rp 4,57 triliun.

Penurunan pendapatan usaha BWPT sebagaimana dalam laporan keuangan yang dipublikasi, pada Minggu (3/3/2024), disebabkan oleh menyusutnya penjualan produk perseroan mulai dari minyak kelapa sawit, inti kernel, sampai penjualan tandan buah segar (TBS).

Pelemahan paling jeblok terjadi pada produk TBS yang hanya mampu menghasilkan pendapatan sebesar Rp 70,29 miliar sepanjang 2023. Realisasi ini anjlok sebanyak 47,37% bila dikomparasikan dengan kinerja tahun sebelumnya yang mencetak penjualan produk TBS sebesar Rp 133,57 miliar.

ADVERTISEMENT

Sementara, penurunan penjualan produk minyak kelapa sawit dan inti kernel relatif tidak separah pelemahan yang terjadi pada produk TBS. Pada produk kelapa sawit, emiten bersandi saham BWPT itu mencatatkan penjualan sebesar Rp 3,81 triliun, terpangkas 4,56% dari sebelumnya sebesar Rp 3,99 triliun.

Pada produk inti kernel, perseroan membukukan penjualan Rp 322,80 miliar. Angka ini juga turun 27,72% daripada penjualan inti kernel pada tahun sebelumnya yang sebesar Rp 446,51 miliar.

Pihak Ketiga

Editor: Muawwan Daelami

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 15 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 45 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 56 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia