Jumat, 15 Mei 2026

Nama Prajogo Pangestu Resmi Muncul di Laporan Bulanan Petrosea (PTRO)

Penulis : Thresa Sandra Desfika
8 Mar 2024 | 10:10 WIB
BAGIKAN
Prajogo Pangestu. Ist
Prajogo Pangestu. Ist

JAKARTA, investor.id - PT Petrosea Tbk (PTRO) menyampaikan laporan bulanan registrasi pemegang saham perseroan per 29 Februari 2024.

“Perseroan menyampaikan laporan bulanan registrasi pemegang efek yang berakhir pada 29 Februari 2024 sebagai berikut,” jelas manajemen Petrosea dalam keterbukaan informasi, Jumat (8/3/2024).

Dalam laporan itu nama konglomerat Prajogo Pangestu muncul sebagai penerima manfaat akhir dari Petrosea. Prajogo Pangestu menjadi penerima manfaat akhir seiring telah resminya PTRO diakuisisi PT Kreasi Jasa Persada yang merupakan anak usaha PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN).

ADVERTISEMENT

Sebagaimana diketahui, Petrindo Jaya Kreasi adalah emiten pertambangan yang dikendalikan oleh Prajogo Pangestu.

Kreasi Jasa Persada pun tercatat telah menggenggam 34% saham Petrosea dan ditegaskan sebagai pengendali Petrosea. Adapun PT Caraka Reksa Optima jadi memiliki 34,903% saham PTRO per 29 Februari 2024, dari sebelumnya 68,90% per akhir Januari 2024.

Per akhir Januari 2024, pengendali PTRO masih Caraka Reksa Optima. Sedangkan, penerima manfaat akhirnya adalah Haji Romo Nitiyudo Wachjo atau Haji Robert, Happy Hapsoro, dan 8 nama lainnya.

Sementara itu, PT Sentosa Bersama Mitra menggenggam 18,85% saham Petrosea per 29 Februari 2024, masih sama dengan posisi per akhir Januari 2024.

Masyarakat dengan warkat memiliki 0,924% saham PTRO, sedangkan masyarakat tanpa warkat menggenggam 9,64% saham PTRO.

Jumlah pemegang saham Petrosea sebanyak 11.355 pihak per akhir Februari 2024. Bertambah 171 dari data per akhir Januari 2024 yang jumlahnya 11.184 pemegang saham.

Tender Offer

Sebelumnya, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (PTRO) telah menyelesaikan pembelian 342.925.700 (34%) saham PT Petrosea Tbk (PTRO) dari PT Caraka Reksa Optima (CRO). Pembelian tersebut dilakukan oleh anak usaha CUAN, PT Kreasi Jasa Persada (KJP) dengan tanggal kejadian 16 Februari 2024.

“Dengan adanya pengambilalihan tersebut, maka KJP menjadi pemegang saham pengendali baru di dalam PTRO,” jelas Sekretaris Perusahaan Petrindo Jaya (CUAN), Robertus Maylando Siahaya dalam keterbukaan informasi belum lama ini.

Ia menambahkan, tujuan dari pengambilalihan ini adalah untuk menambah aset perseroan, memperluas jaringan usaha, serta bagian dari rencana pengembangan jangka panjang perseroan untuk menjadi perusahaan pertambangan dan jasa pertambangan terintegrasi.

Nilai total transaksi akuisisi 34% saham PTRO adalah Rp 940 miliar. Manajemen Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) menjelaskan bahwa sumber dana yang dipergunakan untuk melaksanakan pengambilalihan Petrosea (PTRO) oleh KJP berasal dari pinjaman dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang diperoleh oleh CUAN.

Manajemen Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) sempat menjelaskan bahwa transaksi akuisisi tersebut juga akan memenuhi ketentuan mengenai penawaran tender wajib (tender offer).

Sehubungan dengan pengumuman lebih lanjut terkait dengan rencana, periode pelaksanaan, harga pelaksanaan, dan informasi terkait lainnya, termasuk tata cara pelaksanaan, akan Petrindo (CUAN) umumkan dan lakukan sesuai dengan prosedur yang diatur dalam POJK 9/2018.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 44 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia