Sudah Bookbuilding, Perusahaan terkait Sawit Ini Batal IPO, Labanya sempat Naik 276%
JAKARTA, investor.id - Status terbaru penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham PT Cahaya Bumi Rezeki Tbk (CABR) ‘canceled’ alias dibatalkan. Sebagaimana dipantau dari situs web e-ipo.co.id pada Selasa (2/4/2024) pagi.
Belum ada keterangan resmi terkait batalnya IPO Cahaya Bumi Rezeki.
Sebelumnya, PT Cahaya Bumi Rezeki Tbk (CABR) berencana menggelar IPO maksimal 300 juta (23,08%) saham. Perseroan membuka harga penawaran awal kisaran Rp 95-100 setiap saham sehingga nilai keseluruhan IPO ini sebanyak-banyaknya Rp 30 miliar.
Masa penawaran awal (bookbuilding) berlangsung pada 19-21 Maret 2024. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah Shinhan Sekuritas Indonesia.
Didirikan pada tahun 2016, PT Cahaya Bumi Rezeki Tbk (CABR) telah berkembang pesat dalam enam tahun terakhir sebagai salah satu kontraktor utama yang memberikan layanan dalam peremajaan perkebunan kelapa sawit di beberapa area utama perkebunan kelapa sawit di Indonesia.
Dengan kegiatan bisnis inti sebagai kontraktor peremajaan perkebunan kelapa sawit, Cahaya Bumi Rezeki memberikan praktik manajemen kepada klien di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan, dan telah berhasil mengelola peremajaan kelapa sawit seluas lebih dari 8.000 hektare hingga Desember 2023 dengan kebijakan tanpa bakar, dan akan terus bertambah di tahun-tahun mendatang.
Laba Melejit
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Tag Terpopuler
Terpopuler





