Jumat, 15 Mei 2026

Energi Pertumbuhan Sido Muncul (SIDO), plus Rekomendasi Terbaru Sahamnya

Penulis : Jauhari Mahardhika
3 Jun 2024 | 15:00 WIB
BAGIKAN
Salah satu kegiatan di pabrik Sido Muncul (SIDO). (Dok. B-Universe Photo)
Salah satu kegiatan di pabrik Sido Muncul (SIDO). (Dok. B-Universe Photo)

JAKARTA, investor.id – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) membukukan kinerja yang lemah secara kuartalan pada April-Mei 2024 karena faktor musiman, namun meningkat secara tahunan.

Sido Muncul menargetkan tren positif dapat berlanjut pada Juni, yang bakal membuat kinerja perseroan selama Januari-Juni 2024 sesuai target. Tahun ini, penjualan dan laba Sido Muncul ditargetkan tumbuh lebih dari 10% (yoy).

“Kami baru saja bertemu dengan CFO baru Sido Muncul (SIDO), Budiyanto, untuk membahas tentang kinerja bisnis dan strategi pertumbuhannya,” tulis analis RHB Sekuritas, Vanessa Karmajaya dalam risetnya.

ADVERTISEMENT

Menurut dia, kinerja positif Sido Muncul didorong oleh bisnis minuman energi. Emiten berkode saham SIDO tersebut mencatat segmen minuman energi mengalami pertumbuhan positif pada kuartal II-2024, lebih tinggi dari produk herbal. Hal ini sebagian didukung oleh pasar ekspor, terutama Nigeria dan Malaysia.

Meski margin dapat terpengaruh negatif karena produk minuman energi memiliki margin yang lebih rendah, namun dampaknya dapat dikelola karena harga bahan baku stabil. SIDO juga terus melihat pertumbuhan di segmen produk herbal, karena peningkatan aktivitas perjalanan selama periode liburan.

“Tidak ada gangguan dalam pasokan bahan baku impor terkait dengan peraturan terbaru dari Kementerian Perdagangan,” sebut Vanessa.

SIDO juga memperkuat jalur distribusi. Perseroan telah memasok langsung produk Tolak Angin ke Alfamart milik PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) sejak Mei 2024. Perseroan juga akan mulai melakukan hal serupa ke Indomaret milik PT Indomarco Prismatama, anak usaha PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET), pada Juli.

Inisiatif SIDO tersebut diperkirakan dapat meningkatkan ketersediaan produk dan memperkuat margin. Saat ini, saluran perdagangan modern menyumbang 16% terhadap penjualan perseroan. SIDO juga akan memperluas jaringannya di luar Jawa, setelah ekspansi ke Sumatra mulai membuahkan hasil.

Untuk saluran digital, yang berkontribusi 4% terhadap pendapatan, perseroan telah memiliki dua toko resmi di pasar daring yang telah menghasilkan.

Rekomendasi dan Target Harga Saham 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 57 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 59 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia