Energi Pertumbuhan Sido Muncul (SIDO), plus Rekomendasi Terbaru Sahamnya
Di sisi lain, SIDO berencana meningkatkan porsi ekspor menjadi 15% dalam 3-5 tahun. Adapun porsi ekspor pada kuartal I-2024 sebesar 7%. Untuk itu, perseroan akan memperluas varian produk, misalnya produk permen. Perseroan juga bakal mengekspor Tolak Angin ke Vietnam pada kuartal III-2024 dan berencana masuk ke negara Afrika Barat (Togo, Kamerun, Kenya).
“Saat ini, SIDO dalam proses meningkatkan kapasitas pabrik farmasi, setelah mencapai tingkat utilisasi 80%,” jelas Vanessa.
Sementara itu, di lantai bursa, saham Sido Muncul atau SIDO diperdagangkan pada P/E 2024 sebesar 17 kali atau standar deviasi (SD) -1 dari rata-rata 5 tahun. Karena itu, RHB Sekuritas menaikkan rekomendasi saham SIDO menjadi buy dari netral. Target harganya dipatok sebesar Rp 800, yang sudah mencakup 8% premi ESG.
Risikonya adalah potensi kemarau panjang yang dapat memengaruhi penjualan Tolak Angin, yang lebih berkorelasi positif dengan musim hujan. Namun, SIDO memperkirakan musim kemarau akan berdampak positif terhadap penjualan beberapa produk lainnya, seperti minuman energi, Alang Sari Cool, dan Tolak Batuk. Dengan begitu, perseroan dapat mengurangi dampak musim kemarau.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






