Jumat, 15 Mei 2026

Info Ini Berkaitan dengan Chandra Asri (TPIA) & Emiten Portofolio Lo Kheng Hong (PGAS)

Penulis : Thresa Sandra Desfika
10 Jul 2024 | 08:05 WIB
BAGIKAN
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS). (foto : Dok. PGN)
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS). (foto : Dok. PGN)

Menurut Stockbit Sekuritas, dilanjutkannya insentif HGBT akan berdampak positif bagi emiten penerima insentif – seperti PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA), PT Cahayaputra Asa Keramik Tbk (CAKK), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK), dan AMFG – karena memberikan kepastian atas harga gas yang stabil.

Meski demikian, detail mengenai batasan volume dan harga gas untuk setiap perusahaan dapat memberikan perbedaan dampak bagi masing-masing emiten. Selain itu, ketersediaan suplai gas di daerah tersebut juga dapat mempengaruhi harga gas yang didapatkan.

Sementara itu, kebijakan ini berpotensi berdampak negatif bagi PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)  - emiten yang masuk portofolio Lo Kheng Hong - sebab memberikan limitasi atas harga jualnya.

ADVERTISEMENT

“Perpanjangan insentif HGBT ini juga berbanding terbalik dari perkiraan market sebelumnya yang tampak berekspektasi bahwa regulasi kali ini tidak akan diperpanjang,” terang Stockbit.

Pada Selasa (9/7/2024), harga saham emiten pemerima insentif HGBT bergerak cenderung positif, dengan ARNA +5,6%, CAKK +6,55%, MARK +1,65%, sementara TPIA -1,34% dan AMFG tidak berubah. Sementara itu, harga saham PGAS ditutup turun -6,77%.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia