Jumat, 15 Mei 2026

Rupiah Tangguh Saat The Fed Berpeluang Pangkas Suku Bunga

Penulis : Grace El Dora
19 Nov 2024 | 16:14 WIB
BAGIKAN
Petugas menghitung mata uang rupiah dan dolar AS di Ayu Masagung Money Changer, Jakarta, Senin (26/8/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/foc)
Petugas menghitung mata uang rupiah dan dolar AS di Ayu Masagung Money Changer, Jakarta, Senin (26/8/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/foc)

JAKARTA, investor.id – Mata uang rupiah tangguh terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (19/11/2024). Rupiah ditutup menguat saat dipengaruhi ekspektasi pasar soal The Federal Reserve (The Fed) berpeluang memangkas suku bunga acuan AS, sebut pengamat pasar uang Ariston Tjendra.

Nilai tukar (kurs) rupiah menguat 12 poin atau 0,08% dan bertengger di level Rp 15.845 dibandingkan sebelumnya di level Rp 15.857 per dolar AS.

"Pelemahan dolar AS ini bisa disebabkan karena ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga acuan AS,” jelas Ariston dalam catatan Selasa.

ADVERTISEMENT

Menurut survei CME, pada Desember 2024 terdapat 68% peluang The Fed akan memangkas dibandingkan peluang The Fed menahan suku bunga acuannya.

Ariston menerangkan, pasar juga melihat rencana presiden terpilih AS Donald Trump untuk menumbuhkan ekonomi AS membutuhkan anggaran besar. Kondisi seperti itu bisa meningkatkan defisit dan ini bisa mendorong pelemahan ekonomi AS, katanya.

“Tapi di sisi lain, pelaku pasar juga masih melihat potensi penguatan dolar AS ke depan, karena potensi kebijakan perang tarif dari Trump. Hal itu mungkin menjaga dolar AS tidak terlalu menguat hari ini,” imbuhnya.

Adapun Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Selasa meningkat ke level Rp 15.816 dibandingkan sebelumnya sebesar di level Rp 15.848 per dolar AS.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia