Jumat, 15 Mei 2026

Rupiah Jatuh, Terpengaruh AS Beri Sanksi Baru Terhadap Rusia

Penulis : Indah Handayani
13 Jan 2025 | 09:28 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. (ANTARA FOTO/Putu Indah Savitri/sgd/YU)
Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. (ANTARA FOTO/Putu Indah Savitri/sgd/YU)

JAKARTA, investor.id - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka jatuh pada Senin pagi (13/1/2025). Hal itu karena penguatan dolar akibat AS memberikan sanksi baru terhadap minyak Rusia. 

Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.07 WIB di pasar spot exchange, rupiah jatuh 82,5 poin (0,51%) ke level Rp 16.272 per dolar AS. Pada perdagangan Jumat (10/1/2025), mata uang rupiah sempat ditutup menguat 27 poin berada di level Rp 16.190 per dolar AS.

Baca Juga:

Ekonom 

Sementara itu, indeks dollar terpantau naik 0,03 poin (0,03%) menjadi 109,67. Sedangkan imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun terlihat turun 0,01 di level 4,76.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, indeks dolar AS diprediksi akan terus menguat dan berada di kisaran support 109,2 dan resistance 110 pada pekan ini. 

Menurut Ibrahim, penguatan dolar AS tersebut ditopang keputusan presiden AS Joe Biden yang memberikan sanksi terbaru terhadap minyak Rusia, kapal tanker, perantara, pedagang, dan pelabuhan.

"Hal itu akan membuat Rusia sulit mengekspor minyak ke konsumen utamanya, yaitu China dan India. Kebijakan ini hadir menyusul langkah Eropa yang memberlakukan sanksi terhadap gas alam Rusia,” ungkap Ibrahim kepada Investor Daily, Minggu (13/1/2025).

Ketegangan Geopolitik

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 53 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 54 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia