Rupiah Bangkit di Tengah Kabut Ketidakpastian Kebijakan Trump
JAKARTA, investor.id – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup bangkit pada perdagangan Selasa sore (14/1/2025). Di tengah ketidakppastian kebijakan presiden AS terpilih Donald Trump.
Mata uang rupiah ditutup menguat 13 poin berada di level Rp 16.270 per dolar AS. Sedangkan indeks dolar terlihat turun 0,57 poin (0,52%) menjadi 109,38. Nilai tukar rupiah sempat terkoreksi 93 poin berada di level Rp 16.283 per dolar AS pada Senin (13/1/2025).
Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, pada perdagangan sore ini, mata uang rupiah ditutup menguat 13 point sebelumnya sempat menguat 35 point dilevel Rp.16.270 dari penutupan sebelumnya di level Rp 16.283.
“Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp 16.1260 – 16.320,” ungkap Ibrahim, Selasa (14/1/2025).
Menurut Ibrahim, penguatan rupiah ini terjadi karena para pedagang berspekulasi tentang seberapa parah tarif perdagangan yang direncanakan Presiden terpilih AS Donald Trump. Ditambah lagi, pasar juga menunggu lebih banyak isyarat tentang suku bunga AS dari data inflasi utama yang akan dirilis minggu ini.
“Hal itu terlihat dari dolar AS yang tetap mendekati level tertinggi dua tahun untuk mengantisipasi data tersebut,” paparnya.
Selain itu, Ibrahim menambahkan, tim Trump sedang mempersiapkan rencana untuk penerapan tarif perdagangan secara bertahap dalam beberapa bulan mendatang, Bloomberg melaporkan pada Senin (13/1/2025), meskipun tidak jelas apakah Presiden terpilih akan menindaklanjuti rencana tersebut.
“Rencana tersebut akan melibatkan kenaikan tarif antara 2% hingga 5% setiap bulan, dan akan memberi Washington lebih banyak pengaruh dalam negosiasi perdagangan, sekaligus mencegah lonjakan inflasi yang tiba-tiba karena bea masuk,” paparnya.
Inflasi AS
Namun, lanjut dia, hal ini sebagian besar diimbangi oleh kekhawatiran bahwa tarif juga akan menjadi faktor inflasi yang lebih tinggi, sehingga suku bunga tetap bertahan lebih lama. Trump telah berjanji untuk mengenakan tarif impor yang tinggi sejak ‘hari pertama’ menjabat sebagai presiden, dengan janji bea masuk sebesar 60% terhadap China menjadi perhatian utama.
Menurut Ibrahim, fokus minggu ini adalah pada data inflasi indeks harga konsumen untuk bulan Desember, yang akan dirilis pada hari Rabu, yang diharapkan dapat memberikan lebih banyak petunjuk tentang suku bunga. Inflasi yang tinggi dan kekuatan di pasar tenaga kerja diharapkan dapat memberi The Fed lebih banyak ruang untuk mempertahankan suku bunga tetap tinggi.
“Ini merupakan tren yang menjadi pertanda buruk bagi aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas dan logam lainnya,” paparnya.
Baca Juga:
Ekonom Waswas soal Tren RupiahSementara dari domestik, Ibrahim mengatakan, rupiah ditopang oleh keyakikan pemerintaj bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa tumbuh 5,1% pada 2024, karena mampu menjaga pertumbuhan ekonomi pada tingkat yang solid sebesar 4,95% (year on year) pada Kuartal III-2024 yang mencerminkan ketahanan dan daya saing ekonomi.
Dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi tetap bagus, Pemerintah telah mengeluarkan juga berbagai Paket Stimulus Ekonomi yang telah dirilis di akhir 2024 lalu, seperti bantuan pangan/beras, diskon listrik 50 % untuk 2 bulan, PPN DTP properti dan otomotif, serta insentif PPh Pasal 21 DTP untuk sektor padat karya.
“Salah satu modal yang dimiliki Indonesia adalah potensi kelas menengah yang besar, sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi. Jadi, Pemerintah secara konsisten memberi dukungan untuk kelas menengah melalui berbagai program seperti subsidi, insentif pajak, dukungan akses pembiayaan usaha, serta peningkatan kapasitas SDM,” tutupnya.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






