Rupiah Rontok Jelang Keputusan BI
JAKARTA, investor.id - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka rontok pada Rabu pagi (15/1/2025). Menjelang hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) pada sore nanti.
Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.07 WIB di pasar spot exchange, rupiah jatuh 40,5 poin (0,25%) ke level Rp 16.310,5 per dolar AS. Pada perdagangan Selasa (14/1/2025), mata uang rupiah sempat ditutup menguat 13 poin berada di level Rp 16.270 per dolar AS.
Sementara itu, indeks dollar terpantau turun tipis 0,02 poin (0,02%) menjadi 109,25. Sedangkan imbal hasil obligasi AS 10 tahun terlihat melemah 0,005 (0,1% di level 4,78.
Dikutip dari Reuters, Rabu Sore ini, BI diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan di level 6,00% dalam keputusan kebijakan moneter yang akan diumumkan hari ini. Langkah ini diambil di tengah kekhawatiran atas volatilitas nilai tukar rupiah yang telah melemah sekitar 7% terhadap dolar AS sejak puncaknya pada bulan September lalu.
Dengan inflasi berada di kisaran bawah target bank sentral sebesar 1,5%-3,5%, kebijakan moneter saat ini lebih diarahkan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
Seperti banyak negara berkembang lainnya, Indonesia terdampak signifikan oleh kenaikan imbal hasil obligasi AS yang tajam dan penguatan besar-besaran dolar AS, yang secara signifikan memperketat kondisi keuangan domestik.
Menurut Goldman Sachs, kondisi keuangan Indonesia telah memburuk tajam sejak akhir September, terutama akibat kenaikan suku bunga jangka panjang dan penurunan pasar saham. Saat ini, kondisi keuangan berada di posisi paling ketat sejak Oktober 2023 dan hampir menyamai level terendah sejak Oktober 2022.
Perang Dagang Global
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






