BI Yakin Stabilitas Rupiah di Tengah Tekanan Perekonomian Global
ACEH, investor.id – Bank Indonesia (BI) meyakini stabilitas nilai tukar rupiah tetap terjaga di tengah tekanan perekonomian global yang terjadi. Namun, BI tetap memantau dampak dari fenomena penguatan mata uang dolar Amerika Serikat (AS) yang berdampak pada mata uang di seluruh dunia.
“Rupiah juga mengalami tekanan tetapi kami melihat stabilitasnya masih bisa terjaga,” ucap Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Juli Budi Winantya dalam acara pelatihan wartawan di Kantor Perwakilan BI Provinsi Aceh pada Jumat (7/2/2025).
Berdasarkan data Bloomberg nilai tukar rupiah menguat jadi sebesar Rp 16,323 per dolar AS pada Jumat (7/2/2025). Sebelumnya jika dilihat kondisi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hingga 31 Januari 2025 mengalami pelemahan sebesar 1,26% point to point dari level nilai tukar akhir 2024. Hal ini relatif sejalan dengan pelemahan nilai tukar mata uang regional lainnya.
“Nilai tukar ini, karena tadi fenomena yang arus modal semuanya ke Amerika Serikat ini sehingga implikasinya adalah dolar AS yang menguat secara merata di hampir seluruh negara,” terang Juli.
Stabilitas nilai tukar rupiah sejalan dengan kebijakan stabilisasi BI serta didukung oleh aliran modal asing yang masih berlanjut, imbal hasil instrumen keuangan domestik yang menarik, serta prospek ekonomi Indonesia yang tetap baik.
Ke depan nilai tukar rupiah diperkirakan stabil didukung komitmen BI menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, imbal hasil yang menarik, inflasi yang rendah, dan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap baik.
“Jadi stabilitas masih terjaga, dan akan terus kita jaga kedepannya baik dari stabilitas rupiah maupun stabilitas harga terkait dengan inflasi,” kata Juli.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Tag Terpopuler
Terpopuler






