Jumat, 15 Mei 2026

Harga Bitcoin Melesat Jelang Rilis Data CPI AS

Penulis : Indah Handayani
11 Feb 2025 | 06:53 WIB
BAGIKAN
Foto: Ilustrasi Kripto (Foto: Pixabay)
Foto: Ilustrasi Kripto (Foto: Pixabay)

JAKARTA, investor.id - Pasar kripto menguat dalam 24 jam terakhir. Harga Bitcoin melesat menjelang rilis data CPI Amerika Serikat (AS).

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Selasa (11/2/2025) pukul 6.40 WIB, kapitalisasi pasar kripto global naik 1,62% menjadi US$ 3,18 triliun dalam 24 jam. Kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) terlihat melesat 1,55% dalam 24 jam terakhir. Saat ini, harga Bitcoin di level US$ 97.369 per koin atau setara Rp 1,59 miliar (kurs, Rp 16.345).

Baca Juga:

Peluang Bitcoin

Penguatan juga terjadi pada Ethereum (ETH) sebesar 1,55% menjadi US$ 2.657 per koin. Sedangkan Binance (BNB) naik tipis 0,06% menjadi US$ 614 per koin.

ADVERTISEMENT

Trader Tokocrypto Fyqieh Fachrur mengatakan, pasar kripto tengah menanti rilis data inflasi Indeks Harga Konsumen (CPI) AS pada 12 Februari, yang dapat mempengaruhi keputusan The Fed mengenai pemangkasan suku bunga. Data pekerjaan AS terbaru menunjukkan perlambatan pertumbuhan tenaga kerja, yang meningkatkan ekspektasi pasar terhadap kemungkinan pelonggaran kebijakan moneter.

“Sentimen positif ini sempat mendorong harga Bitcoin melewati angka US$ 100 ribu,” ungkapnya.

Menurut Fyqieh, para investor sedang mengawasi sejumlah indikator ekonomi penting, termasuk CPI, PPI, serta pidato Ketua The Fed Jerome Powell, di hadapan Kongres. Data inflasi yang lebih rendah dapat memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga, yang berpotensi mendorong harga aset kripto lebih tinggi.

Prediksi Wall Street memperkirakan inflasi CPI AS untuk Januari turun menjadi 0,3% dari 0,4% pada Desember, dengan inflasi tahunan turun dari 2,9% menjadi 2,8%. Sementara itu, inflasi CPI inti diperkirakan tetap stabil di 0,3%, dengan proyeksi penurunan tahunan menjadi 3,1% dari 3,2%.

“Jika angka-angka ini sesuai atau lebih rendah dari ekspektasi, The Fed dapat mengambil sikap lebih lunak, yang menguntungkan pasar kripto,” tambahnya.

Namun, lanjut Fyqieh, jika inflasi lebih tinggi dari perkiraan, pasar dapat bereaksi negatif, memicu aksi jual Bitcoin dan aset berisiko lainnya. Data pekerjaan terbaru, yang menunjukkan pertumbuhan tenaga kerja nonpertanian lebih rendah dari ekspektasi, memberikan sedikit kelegaan bagi investor.

“Selain CPI, investor juga menantikan data Indeks Harga Produsen (PPI) AS yang dijadwalkan pada 13 Februari. Diperkirakan PPI akan naik 0,3% pada Januari, meningkat dari 0,2% sebelumnya. Data ini dapat mempengaruhi pandangan The Fed terhadap kebijakan suku bunga di masa depan,” papar Fyqieh.

Pidato Powell

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 18 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia