Jumat, 15 Mei 2026

UNVR Masih Bikin Khawatir, Muncul Target Harga Baru

Penulis : Jauhari Mahardhika
19 Feb 2025 | 19:02 WIB
BAGIKAN
Pelajar berada di main hall BEI, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Pelajar berada di main hall BEI, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

UNVR, menurut Vanessa, juga menyatakan bahwa alokasi anggaran pemasaran dan promosi (A&P) tetap berada di kisaran 8,5-9% dari pendapatan, mencerminkan komitmen perseroan dalam menjaga ekuitas merek.

Mayoritas investasi merek dialihkan ke media digital dengan proporsi yang bervariasi antar kategori produk. Misalnya, segmen kecantikan dan kesehatan memiliki porsi iklan digital lebih tinggi dibandingkan dengan iklan tradisional, seiring pergeseran audiens ke generasi yang lebih muda.

Dari sisi penjualan, kanal digital menyumbang sekitar 5% terhadap pendapatan, dengan pertumbuhan dua digit pada kanal B2C. Sedangkan kanal B2B masih menghadapi tantangan.

ADVERTISEMENT

Di sisi lain, UNVR memperkirakan distribusi dividen dari pemisahan bisnis es krim akan terealisasi pada akhir 2025 atau awal 2026. Perseroan mengindikasikan bahwa sektor fast-moving consumer goods (FMCG) dapat tumbuh 4% pada 2025. UNVR menargetkan mampu melampaui angka tersebut.

Dengan berbagai faktor tersebut, RHB Sekuritas mempertahankan rekomendasi netral untuk saham UNVR. Target harga baru saham UNVR sebesar Rp 1.580 dari sebelumnya Rp 2.170. Target harga itu sudah mencakup premi ESG sebesar 8%.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 52 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia