Jumat, 15 Mei 2026

Buy Saham 3 BUMN di Bawah Danantara

Penulis : Jauhari Mahardhika
26 Feb 2025 | 14:03 WIB
BAGIKAN
Pengunjung berada di main hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Pengunjung berada di main hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id – Daya Anagata Nusantara (Danantara) menjadi super holding untuk tujuh BUMN terbesar dan Indonesia Investment Authority (INA). BUMN tersebut antara lain PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).

Berdasarkan UU BUMN yang baru, dana dari dividen BUMN tersebut akan kembali diinvestasikan untuk meningkatkan nilai aset, bukan langsung masuk ke APBN. Pada 2024, dividen dari tujuh BUMN di bawah Danantara mencapai US$ 5,2 miliar atau 95% dari total dividen BUMN yang diterima pemerintah.

Dengan begitu, Danantara dan BUMN-BUMN yang terkait dapat beroperasi secara lebih fleksibel, memperluas pendanaan non-APBN, serta membangun kemitraan strategis untuk proyek-proyek besar. Terlebih, menurut UU BUMN yang baru, kerugian investasi dari keputusan bisnis yang sehat tidak akan diklasifikasikan sebagai kerugian negara.

ADVERTISEMENT

“Kami melihat pembentukan Danantara berpotensi sejalan dengan kepentingan investor, karena listed companies di bawah naungannya bakal mendapat manfaat dari peningkatan efisiensi, alokasi modal, dan disiplin keuangan yang lebih baik,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas, Erindra Krisnawan dan Kefas Sidauruk dalam risetnya.

Selain itu, potensi dividen bisa lebih kuat. BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan potensi kenaikan imbal hasil (yield) dividen untuk BMRI, BBNI, dan TLKM menjadi 9,6%, 11,2%, dan 7,1% jika rasio pembayaran dividen dinaikkan menjadi 80%. Adapun proyeksi dasar yield dividen BMRI, BBNI, dan TLKM sebesar 7,2%, 7,7%, dan 6,9%.

“Dampak potensial lainnya adalah penyelesaian aset bermasalah bisa lebih cepat, yang dapat mengarah pada peningkatan kualitas aset bagi bank BUMN,” jelas Erindra.

Rekomendasi dan Target Harga Saham 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 49 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia