Rupiah vs Dolar AS Hari ini, Diguncang Tarif Trump Terbaru
JAKARTA, investor.id – Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada Rabu sore (26/2/2025). Hal itu karena selera risiko diguncang oleh Presiden AS Donald Trump yang mengancam tarif perdagangan lebih tinggi. Sementara data kepercayaan konsumen yang lemah memicu meningkatnya kekhawatiran atas ekonomi AS yang melambat.
Mata uang rupiah ditutup turun 6 poin berada di level Rp 16.377 per dolar AS. Sedangkan indeks dolar terlihat naik 0,16 poin menjadi 106,4. Nilai tukar rupiah sempat ditutup jatuh 93 poin berada di level Rp 16.371 per dolar AS pada Selasa (25/2/2025).
Analis mata uang Ibrahim Assuaibi mengatakan, Trump menambah sentimen negatif dengan mengancam akan mengenakan tarif pada tembaga. Sebelumnya minggu ini, ia juga mengisyaratkan bahwa tarif 25% pada Kanada dan Meksiko akan dikenakan pada awal Maret.
Ibrahim menyebut, pungutan impor dari kedua negara tersebut 'tepat waktu dan sesuai jadwal' meskipun keduanya telah berupaya untuk memperkuat keamanan perbatasan. Trump membuat pernyataan tersebut setelah ditanya apakah tetangga utara dan selatan Amerika telah melakukan cukup banyak upaya untuk menghindari bea masuk.
"Trump tidak secara khusus menyebutkan batas waktu 4 Maret saat tarif akan mulai berlaku. Langkah tersebut akan berlaku untuk impor AS senilai lebih dari US$ 918 miliar dari Kanada dan Meksiko, dan mengancam akan mengacaukan ekonomi Amerika Utara yang sangat terintegrasi," ungkap Ibrahim, Rabu (26/2/2025).
Selain itu, Ibrahim menyebut, data AS menunjukkan kepercayaan konsumen pada bulan Februari memburuk pada kecepatan tertajamnya dalam 3,5 tahun, dengan ekspektasi inflasi 12 bulan melonjak. Sementara itu, ekonomi Jerman menyusut dalam tiga bulan terakhir tahun 2024 dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.
Internal.
Bank Bullion
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






