Jumat, 15 Mei 2026

GOTO dan Maxim Beda Sikap soal ‘THR’ Ojol

Penulis : Muawwan Daelami
10 Mar 2025 | 19:04 WIB
BAGIKAN
Pengemudi ojek daring yang tergabung dalam Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) berorasi saat mengikuti unjuk rasa di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Senin (17/2/2025). (ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin)
Pengemudi ojek daring yang tergabung dalam Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) berorasi saat mengikuti unjuk rasa di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Senin (17/2/2025). (ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin)

Berbeda dengan GOTO, Maxim Indonesia memutuskan tidak memberikan bonus hari raya atau THR sebagaimana menjadi tuntutan mitra pengemudi. Spesialis Humas Maxim Indonesia Yuan Ifdal Khoir menegaskan, Maxim tidak sejalan dengan tuntutan tersebut serta usulan pemerintah dalam hal ini Kementerian Ketenagakerjaan.

Mengingat, kata Yuan, status antara Maxim dan mitra pengemudi merupakan hubungan kemitraan, bukan hubungan pemberi kerja dan karyawan.

“Pemberian THR kepada mitra pengemudi tidak sesuai Pasal 5 Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Tahun 2021, serta Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 12 Tahun 2019 dan Nomor 118 Tahun 2018. Saat ini kami tengah berdiskusi lebih lanjut dengan Kemnaker untuk mencari solusi yang tepat terkait isu ini,” papar Yuan dalam keterangan resminya, Senin (10/3/2025).

ADVERTISEMENT

Dengan demikian, menurut dia, tidak tepat apabila tuntutan pemberian THR dilaksanakan dan diformulasikan dalam waktu singkat. Pemerintah perlu menyikapi secara menyeluruh karena Maxim Indonesia tidak akan mampu secara finansial untuk memberikan THR kepada mitra pengemudi berdasarkan regulasi dan kondisi ekonomi yang ada saat ini.

Alih-alih memberikan bonus hari raya atau THR, Maxim menyatakan tetap menginisiasi apa yang disebut sebagai ‘bantuan hari raya’. Inisiatif ini cenderung berbentuk bantuan berupa bahan pokok dan lainnya, bukan uang tunai.

“Meski begitu, di momen Ramadan dan Hari Raya Lebaran 2025 ini, Maxim mempersiapkan berbagai program Bantuan Hari Raya untuk mitra pengemudi kami di seluruh kota operasional Maxim di Indonesia. Di antaranya, pemberian bantuan bahan pokok kepada mitra driver dan masyarakat yang membutuhkan, memberikan pengurangan komisi aplikasi untuk mitra yang menyelesaikan orderan, hingga santunan kecelakaan maupun musibah yang menimpa mitra pengemudi,” tutur Yuan.

Presiden Prabowo sebelumnya menyampaikan bahwa pemerintah dan perusahaan pengemudi online telah berkomitmen dengan pimpinan perusahaan pengemudi online seperti Patrick Walujo CEO Gojek dan CEO Anthony Tan dari Grab.

“Jadi, saya sampaikan yang pertama, saya minta agar pemberian THR bagi pekerja swasta, BUMN, BUMD, diberikan paling lambat, 7 hari sebelum Hari Raya Idulfitri dan besaran dan mekanismenya akan nanti disampaikan Menteri Ketenagakerjaan melalui surat edaran,” ucap Prabowo.

Kedua, lanjut Prabowo, tahun ini pemerintah menaruh perhatian khusus kepada para pengemudi dan kurir online yang telah memberi kontribusi yang penting dalam mendukung layanan transportasi dan logistik di Indonesia.

Untuk itu, pemerintah mengimbau kepada seluruh perusahaan layanan angkutan berbasis aplikasi untuk memberi bonus hari raya kepada pengemudi dan kurir online dalam bentuk uang tunai dengan mempertimbangkan keaktifan kerja.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia