Jumat, 15 Mei 2026

BUMI, INDY, AADI di Tengah Isu Perubahan Royalti

Penulis : Jauhari Mahardhika
19 Mar 2025 | 14:03 WIB
BAGIKAN
Batu bara. (Foto: Bumi Resources/BUMI).
Batu bara. (Foto: Bumi Resources/BUMI).

Sementara itu, BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan laba emiten batu bara yang dirisetnya jatuh sebesar 25-33% pada 2025, seiring proyeksi penurunan harga batu bara.

Lantas, bagaimana prospek saham emiten batu bara, seperti PT United Tractors Tbk (UNTR), PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA)?

Di antara para penambang batu bara tersebut, AADI malah berpotensi menikmati kenaikan laba, jika royaltinya dipotong. “Kenaikan EPS sebesar 24-27%, jika tarif royalti diturunkan 8-9 ppt. Tapi, itu masih menunggu persetujuan,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas, Erindra Krisnawan dan Kafi Ananta dalam risetnya.

ADVERTISEMENT

Menurut Erindra, memasuki tahun 2025, pihaknya terus melihat skenario normalisasi harga batu bara dan memperkirakan rata-rata harga batu bara Newcastle sebesar US$ 110/ton, dibandingkan tahun 2024 yang mencapai US$ 135,7/ton. Hal itu didorong oleh pertumbuhan pasokan dari Indonesia.

Dengan berbagai faktor yang ada, BRI Danareksa Sekuritas menurunkan peringkat sektor batu bara menjadi netral. Hal itu seiring dengan pandangan mengenai risiko penurunan harga akibat peningkatan produksi China dan tingginya tingkat persediaan.

“Meski laba menurun, saham batu bara tetap menawarkan dividend yield yang menarik bagi investor berkisar 8-14%,” sebut Erindra.

Adapun urutan dalam memilih saham batu bara sebagai berikut: UNTR > AADI > ADRO > ITMG > PTBA.

Rekomendasi untuk saham-saham tersebut adalah beli. Target harga saham UNTR sebesar Rp 31.000, AADI Rp 9.850, ADRO Rp 2.630, ITMG Rp 27.300, dan PTBA Rp 3.100.

“Kami menyukai UNTR karena menawarkan profil laba yang lebih defensif berkat bisnis kontraktor pertambangan, dengan dividend yield yang menarik sebesar 10,8%,” pungkasnya.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia