Saham Bank Mandiri (BMRI) Laris, Bisa Berapa Dividen per Sahamnya?
JAKARTA, investor.id - Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) melompat 3,31% ke Rp 4.680 pada perdagangan Rabu (19/3/2025) kemarin.
Saham BMRI laris dengan sebanyak 273,08 juta saham ditransaksikan, frekuensi 42.081 kali, dan nilai transaksi Rp 1,25 triliun.
Broker Bahana Sekuritas membukukan net buy BMRI Rp 102,7 miliar, dan Maybank Sekuritas juga net buy Rp 78,1 miliar. Asing turut mencetak net buy saham Bank Mandiri Rp 23,6 miliar.
Saham Bank Mandiri bangkit setelah dua hari bursa sebelumnya selalu memerah masing-masing -1,27% dan -3,21%.
Baca Juga:
Aksi Buyback ADROBank Mandiri sendiri akan menggelar rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) pada 25 Maret 2025. Salah satu mata acaranya adalah persetujuan penggunaan laba bersih tahun buku 2024.
Bank Mandiri (BMRI) dan entitas anak yang membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik senilai Rp 55,78 triliun pada 2024, tumbuh mini 1,31% secara tahunan (year on year/yoy). Perolehan tersebut didukung dari pertumbuhan kredit yang tinggi.
Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri Sigit Prastowo sempat mengungkapkan bahwa perseroan selalu menjaga rasio pembayaran dividen di level 60% dari laba bersih. “Selama lima tahun terakhir, Bank Mandiri menjaga dividend payout ratio stabil di 60% dari laba, ini tentu sesuai arahan Kementerian BUMN sebagai pemegang saham utama,” jelas dia.
Potensi
Namun demikian, lanjut Sigit, penentuan dividend payout ratio tetap mempertimbangkan berbagai hal, untuk menjaga kondisi permodalan di level yang sehat dan juga rentabilitas yang optimal untuk mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang yang berkelanjutan.
“Ke depannya, kami terus mempertahankan kinerja Mandiri Group untuk dapat terus meningkatkan value kepada stakeholder khususnya pemegang saham dan kami sampaikan bahwa kewenangan untuk menetapkan dividend payout ratio ini dimiliki oleh pemegang saham utama kami, yakni pemerintah melalui Kementerian BUMN,” urai Sigit.
Baca Juga:
Saham Gocap, Laba Terbang 783%Apabila rasio dividennya sama dengan tahun lalu, yakni 60% dari laba bersih Rp 55,78 triliun, maka potensi dividen tahun buku 2024 yang akan dibagikan bank berlogo pita emas tersebut mencapai Rp 33,47 triliun. Dengan asumsi tersebut dan dibagi jumlah saham beredar, maka potensi per sahamnya bisa sekitar Rp 358,6 atau dengan yield 7,6% (berdasarkan harga saham Rp 4.680/lembar).
Namun kepastian mengenai dividen BMRI ditetapkan dalam RUPST. Untuk tahun buku 2024, BMRI membagikan dividen Rp 353,95/saham. Adapun, riwayat dividend payout ratio Bank Mandiri stabil di level 60% sejak tahun buku 2018.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






