Jumat, 15 Mei 2026

‘Obat’ OJK Masih Mujarab, 5 Saham Layak Dibidik Pemodal

Penulis : Indah Handayani
21 Mar 2025 | 06:24 WIB
BAGIKAN
Investor mencermati pergerakan harga saham. (Investor Daily/David Gita Roza)
Investor mencermati pergerakan harga saham. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id – Phintraco Sekuritas memprediksi Indeks harga saham gabungan (IHSG) lanjutkan penguatan berkat ‘obat’ dari OJK masih mujarab pada Jumat (21/3/2025). IHSG Hari ini diperkirakan bergerak pada rentang resistance 6.460, pivot 6.370, dan support 6.270.
Phintraco Sekuritas merekomendasikan lima saham layak dibidik pemodal, salah satunya KLBF.

Phintraco Sekuritas mengatakan, IHSG hari ini berpeluang lanjutkan minor bullish reversal dengan target berikutnya di rentang 6.450-6.470. Secara teknikal, IHSG lampaui target rebound 6.370 di Kamis (20/3/2025).

“Bersamaan dengan rebound tersebut, terbentuk pola golden cross di oversold area pada indikator Stochastic RSI,” tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Jumat (21/3/2025).

ADVERTISEMENT

Phintraco Sekuritas menambahkan, pasar masih dalam fase normalisasi pasca heuristic bias yang terjadi di Selasa (18/3/2025). Sejumlah upaya peningkatan kepercayaan pasar telah dilakukan, baik oleh regulator maupun Pemerintah. OJK mengumumkan ‘obat’ berupa buyback tanpa RUPS.

Sementara Pemerintah berupaya memulihkan kepercayaan pasar melalui peluang pertemuan Presiden Prabowo dengan investor saham di Indonesia.

Risiko Pullback

Meski demikian, Phintraco Sekuritas mengingatkan risiko Pullback pada IHSG hari ini masih membayangi. Pasalnya, sentimen eksternal masih membayangi terutama dari risiko suku bunga tinggi. Ditambah lagi, Wall Street terkoreksi di Kamis.

Ketua The Fed Jerome Powell menyatakan bahwa perang tarif berpotensi menghambat laju penurunan inflasi di 2025. Kondisi ini membatasi ruang pemangkasan suku bunga acuan the Fed. Meskipun, The Fed tidak menutup kemungkinan pemangkasan suku bunga acuan sebanyak dua kali di 2025.

Sementara itu, Pemerintah AS berencana membubarkan Kementerian Pendidikan. Hal ini memicu pertanyaan pada masa depan restrukturisasi student loan. Sedangkan Uni Eropa berencana menunda tarif balasan bagi produk-produk asal AS. Di sisi lain, harga emas lanjutkan reli ke US$ 3.052,1 per troy ons atau naik 0,28%.

Phintraco Sekuritas merekomendasikan lima saham layak dibidik pemodal, yaitu KLBF, JSMR, ASII, TAPG dan RATU.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia